Scroll Untuk Lanjut Membaca
KOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Petani di Kota Gorontalo Bakal Terima Asuransi Jika Gagal Panen

×

Petani di Kota Gorontalo Bakal Terima Asuransi Jika Gagal Panen

Sebarkan artikel ini
Lahan Pertanian Sawah di Kota Gorontalo
Lahan pertanian sawah di Kota Gorontalo.

Dulohupa.id – Petani di Kota Gorontalo bakal menerima asuransi jika mengalami gagal panen akibat kemarau maupun serangan hama penyakit dari pemerintah Kota Gorontalo.

Setelah dihadapkan dengan musim kemarau berkepanjangan mengakibatkan potensi gagal panen petani semakin tinggi. Tak hanya itu, serangan hama dan penyakit yang kerap menyerang tanaman petani juga menjadi faktor menurunnya angka produksi pertanian.

Atas kondisi tersebut, Kepala Bidang Pertanian Dinas Perikanan, Kelautan dan Pertanian Kota Gorontalo, Yurita T. Walangadi mengungkapkan bahwa saat ini Kota Gorontalo mendapat asuransi lahan pertanian untuk yang mengalami gagal panen sebanyak 500 hektar.

“Itu sudah disubsidi oleh pemerintah pusat sebesar 80% dan 20% nya kita subsidi dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Gorontalo. 500 hektar ini sudah kita input dan kita masukan sebagai peserta asuransi yang dibayar dengan APBD 65.000 per hektar,” Ungkap Kabid Pertanian, Dinas Perikanan, Kelautan dan pertanian Kota Gorontalo, Yurita Walangadi.

Sementara itu, Yurita mengungkapkan bahwa petani dapat melakukan klaim asuransi apabila terjadi gagal panen akibat kemarau maupun serangan hama penyakit yang kerusakannya sudah diatas 75%. Saat melakukan klaim atas gagal panen yang dimaksud, petani akan menerima asuransi sebesar 6 juta rupiah per hektar.

“Dari 741 hektar lahan pertanian di Kota Gorontalo, hanya 500 hektar yang mendapat asuransi. Jadi kami melihat lahan-lahan yang memang rawan untuk gagal panen dan kita prioritaskan karena kita juga tidak bisa penuhi untuk 741 hektar,” Jelas Yurita.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa hingga saat ini lahan pertanian di wilayah Kota Gorontalo belum ada yang mengalami gagal panen. Namun terdapat data yang menunjukkan adanya lahan pertanian yang mengalami serangan berat dan sedang selama bulan Oktober. Yaitu di wilayah bagian Utara dan Kota Timur.

Menyikapi hal itu, sebelumnya Wali Kota Gorontalo, Marten Taha juga telah menegaskan agar dinas terkait dapat dengan segera menindaklanjuti persoalan asuransi petani di Kota Gorontalo yang mengalami gagal panen.

Reporter: Kris