Dulohupa – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk menata pedagang kaki lima (PKL) dalam hal kebersihan dan pengelolaan lapak.
Ia menyatakan bahwa keberadaan PKL sangat penting bagi ekonomi masyarakat. Namun, pemerintah akan terus berupaya melakukan penataan yang lebih baik, terutama dalam hal kebersihan dan pengelolaan retribusi sampah.
“Volume sampah di area ini cukup tinggi, sehingga kami bekerja sama dengan BLH (Badan Lingkungan Hidup). BLH akan menyediakan kontainer khusus untuk pengelolaan sampah,” ungkap Adhan setelah bertemu dengan pedagang di BLY pada Kamis (28/08).
Adhan juga menjelaskan bahwa penataan lapak akan disesuaikan dengan ukuran dan jenis barang yang dijual oleh para pedagang. Hal ini bertujuan agar kewajiban setiap pedagang, termasuk pembayaran retribusi, dapat lebih adil dan teratur.
Ia menekankan bahwa pemerintah tidak berniat mempersulit para pedagang, melainkan ingin memberikan ruang usaha yang nyaman dan aman.
“Jika para pedagang mematuhi peraturan pemerintah, insya Allah kami akan melindungi mereka dalam berjualan,” tegasnya.
Adhan menambahkan bahwa Pemkot Gorontalo sedang merencanakan solusi jangka panjang dengan membangun pasar baru di beberapa lokasi, sehingga pedagang memiliki tempat yang lebih layak untuk berjualan.
Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi masyarakat kecil serta penataan kota yang lebih teratur dan bersih.
Reporter: Maya











