Dulohupa.id – Dalam rangka mendukung implementasi pelaksanaan Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund Output 2 Provinsi Gorontalo sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Indonesia dalam penurunan emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan, UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah V Boalemo melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Tim Participatory Fire Management KPH, Rabu (17/11/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Citra Ayu Kota Tilamuta itu dihadiri 30 Orang dari berbagai unsur meliputi Dinas Lingkugan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Boalemo, Dinas Satuan Pamong Praja Bidang Damkar Kabupaten Boalemo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Boalemo, Kodim 1316 Boalemo, Unsur Masyarakat Desa Tangga Jaya Kecamatan Dulupi, Desa Mekar Jaya Kecamatan Wonosari, Aparat Desa , Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Dulupi dan Desa Tabongo Kecamatan Dulupi serta Unsur UPTD KPH Wialayah V Boalemo.
Kegiatan ini di buka oleh Kepala KPH Wilayah V Boalemo Hastuty Ajub, S.Hut, M.Si yang mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo.
Dalam Sambutannya, Kepala KPH Wilayah V Boalemo menyampaikan bahwa Tujuan dari Pembentukan Tim Participatory Fire Management (Manajemen Kebakaran Partisipatif) di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) adalah untuk mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara efektif dan efisien dengan mengorganisir dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dan para pemangku kepentingan terkait.
Kegiatan sosialisasi dan Pembetukan Tim Participatory Fire Management KPH yang dilaksanakan 1 (satu) hari ini, diisi oleh 4 (empat) narasumber yaitu Kepala KPH Wilayah V Boalemo (Hastuty Ajub, S.Hut, M.Si) dengan materi “Peran KPH Dalam Pembentukan Tim Participatory Fire Mangement Dan Pengendalian Karhutla Di Tingkat Tapak”. Kadis Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Boalemo (Drs. Teguh Jatmika) memberikan Materi “Kebijakan Dan Dukungan Pemerintah Provinsi Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Karhutla”.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Boalemo (Noldy ArdiantoZ. Kai, S.Kom) dengan Materi “Koordinasi dan Mekanisme Penanggulangan Kebarakan Hutan Dan Lahan Di Tingkat Daerah”, serta Kodim 1316 Boalemo/Danramil Tilamuta (Lettu Infantri Irwansyah) materi “Pendampingan Lapangan Dan Teknik Dasar Pencegahan Serta Pemadaman Awal Kebakaran Hutan Dan Lahan”.
Beberapa point penting dari kegiatan sosialisasi dan Pembentukan Tim PFM KPH yaitu :
1. Meningkatkan upaya deteksi dini dan peringatan bahaya kebakaran di tingkat tapak melalui patroli rutin dan pemantauan bersama, sehingga api dapat ditangani sejak awal sebelum meluas.
2. Melibatkan masyarakat dalam mengidentifikasi dan menangani akar penyebab kebakaran, seperti praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.
3. Pengembangan Rencana Terpadu dengan mengorganisir kerja sama antara staf KPH, pemerintah daerah, TNI/Polri dan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pengelolaan kebakaran yang terpadu dan terkoordinasi.
4. Meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya serta dampak negatif kebakaran hutan terhadap lingkungan, kesehatan, dan sosial ekonomi, demi keberlanjutan hutan dan keselamatan bersama.











