Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOLINGKUNGAN

Program RBP Redd+ GCF di Gorontalo Dinilai Tingkatkan Kinerja DLHK

×

Program RBP Redd+ GCF di Gorontalo Dinilai Tingkatkan Kinerja DLHK

Sebarkan artikel ini
Program RBP Redd+
Susana kegiatan pelatihan Asesmen Konflik dan Manajemen Konflik yang digelar di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo mulai 17 sampai 18 November 2025. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo menilai program Results-Based Payment (RBP) Redd+ Green Climate Fund Output 2 Provinsi Gorontalo meningkatkan kinerja jajaran DLHK. Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan pelatihan Asesmen Konflik dan Manajemen Konflik yang digelar di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo mulai 17 sampai 18 November 2025.

Syahbuddin mengakui peningkatan kapasitas bagi aparatur di lingkup DLHK, makin nampak terlihat dengan adanya pelatihan-pelatihan yang disponsori RBP Redd+ GCF.

“Kalau saya ingat-ingat, sejak saya masuk 2016 di DHK itu hampir tidak pernah kapasitas SDM itu. Dengan adanya RBP Redd+ GCF ini, kita harus mampu meningkatkan keterampilan dalam melakukan Asesmen,” imbuhnya.

Katanya, sekretariat maupun bidang di Lingkup DLHK pun dilibatkan dalam berbagai pelatihan itu.

“Kami diberikan petunjuk agar melibatkan semua KPH bidang dan sekretariat. Ada dua orang teman kita dari sekretariat yang mudah-mudahan ke depan sudah bisa lebih familiar dengan urusan kehutanan dan lingkungan hidup,” ungkapnya.

Dirinya juga berhara Program RBP Redd+ GCF dapat membantu personel di lapangan untuk mewujudkan pengelolaan kehutanan berkelanjutan.

“Tujuan utama program ini kan mengendalikan perubahan iklim, maka cara mewujudkan itu pengawasan hutan harus terus dilakukan oleh Polhut yang berada di KPH. Saya harapkan dengan pelatihan ini bisa menambah keterampilan untuk menyelesaikan konflik di sektor kehutanan,” pungkasnya.

Reporter: Enda