Gorontalo – Sebanyak 244 peserta yang lolos seleksi siap mengikuti magang kerja yang tersebar di sejumlah instansi dan perusahaan di Provinsi Gorontalo.
Adapun jumlah peserta magang tahun ini berjumlah 244 dari 591 pendaftar. Alokasi biaya terdiri dari dana APBD yang mencakup 130 orang dan 114 orang dicakup dengan dana APBN. Waktu pelaksanaan akan berjalan selama lima bulan, 8 Juni sampai dengan 8 Oktober 2023.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Syukri Botutihe minta seluruh peserta seriusi program magang kerja dalam negeri.
“Kepada adik-adik yang sudah mengikuti dan sudah lolos diterima di pemagangan, itu harus betul-betul diseriusi. Harus betul-betul memberikan niat terbaiknya untuk benar-benar bekerja,” kata Syukri saat menghadiri kegiatan pembukaan program magang di aula Rumah Dinas Walikota Gorontalo, Kamis (8/6/2023).
Ia menambahkan ketika para peserta magang mau menyeriusi kegiatan tersebut dan mau berproses serta bertanggung jawab atas tupoksinya, besar kemungkinan intansi yang telah menerima akan memberikan peluang kerja. Oleh karenanya, hal ini tidak hanya menguntungkan pihak lembaga, tapi juga masing-masing peserta.
Di kesempatan yang sama, Syukri berharap pemagangan ini ditata dan dikelola dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan, sehingga terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas khususnya di Provinsi Gorontalo.
“Kalau ini tertata dengan baik, saya kira SDM anak bangsa terutama SDM anak-anak kita yang ada di Gorontalo ini juga bisa bersaing,” ungkapnya lagi.
Melalui kesempatan tersebut, Syukri juga berterima kasih kepada Kementrian Ketenagakerjaan RI yang selalu mendukung dan memfasilitasi kegiatan pemagangan dengan mengalokasikan dana APBN.
“Saya atas nama pak Gubernur menyampaikan apresiasi terhadap program ini. Walaupun ini program nasional tapi sesungguhnya ini untuk keperluan daerah. Nasional itu hanya memfasilitasi, tapi sesungguhnya ini untuk keperluan daerah, karena SDM kita yang nantinya akan semakin baik,” sambung Syukri.
Adv/Diskominfotik











