Untuk Indonesia

Catat! Bupati Pohuwato Tegaskan Tak Jadikan Kartu Vaksin Sebagai Prasyarat Administrasi

Dulohupa.id- Seiring dengan penerapan kebijakan penggunaan kartu vaksin sebagai prasyarat administrasi pemerintahan, Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga justru menegaskan hal yang berbeda. Bahwa pihaknya, sama sekali tidak menjadikan kartu vaksin sebagai prasyarat tersebut. 

“Tidak, sertifikasi vaksin tidak menjadi syarat dalam rangka untuk pelayanan atau penggunaan pelayanan umum, dan juga bagi masyarakat penerima bantuan seperti bantuan langsung tunai lainnya, itu tidak dipersyaratkan di Kabupaten Pohuwato,” ujar Saipul saat dikonfirmasi dulohupa.id belum lama ini. 

Dirinya mengaku, justru pemerintah daerah hanya selalu menekankan bagaimana mendapatkan kesadaran masyarakat bahwa pentingnya vaksinasi dan masyarakat juga mau melakukan vaksinasi.

“Kami lebih menekankan, mendapatkan kesadaran masyarakat pentingnya vaksinasi dan mau melakukan vaksinasi, sehingga masyarakat itu sendiri dapat terhindar dari virus Covid-19,” sambung dia. 

“Agar angka penularan Covid-19 di Kabupaten Pohuwato ini tidak akan berkembang. Jadi kita akan berusaha menekan, melalui proses keinginan masyarakat itu sendiri dalam melaksanakan vaksin,” tambah Saipul. 

Secara rinci ia mengungkapkan, jika pihaknya menargetkan 116 ribu warga Pohuwato telah divaksinasi sebelum Desember 2021. Karena itu, Saipul mengaku lebih banyak mengedukasi agar keinginan masyarakat melakukan vaksinasi naik dengan signifikan. 

Apalagi sekarang, angka vaksinasi di Pohuwato dari awalnya hanya 14,85 persen, sekarang ini naik dan sudah mencapai 33, 03 persen.

“Target kita pada bulan Desember 116 ribu ini bisa tercapai. Alhamdulillah dalam waktu dua bulan kita dapat menaikan sasaran vaksin cukup signifikan, yang awalnya hanya 14,85 persen, kini sudah mencapai 33,03 persen. Insyaallah pada bulan Desember target 116 ribu ini bisa tercapai,” tutupnya.

Reporter: Hendrik Gani

Comments are closed.