Untuk Indonesia

Warga Gorontalo Tak Lagi Peduli Prokes Covid-19?

Dulohupa.id– Upaya sosialisasi dan tindakan tegas pemerintah daerah serta pihak keamanan untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran Covid-19 nampaknya masih belum bisa menyadarkan sebagian warga Gorontalo. Sebaliknya, Sebagian warga di Gorontalo terlihat kurang peduli dengan penerapan Prokes dalam kehidupannya sehari-hari.

Hal ini terbukti dari terus ditemukannya pelanggaran prokes saat razia yang digelar oleh Pemerintah daerah maupun pihak keamanan di Gorontalo. Warga terlihat enggan menggunakan masker, hingga menjaga jarak dengan orang lain saat melakukan aktivitasnya.

Salah satu lokasi dan aktivitas yang kerap kali tidak menerapkan prokes adalah, aktivitas jual beli di Pasar tradisional yang ada di seluruh wilayah Gorontalo. Alih-alih saling menjaga jarak, warga kerap kali tidak terlalu memperdulikan range jarak antar sesama pembeli, maupun antara pembeli dan penjual.
Pemerintah sendiri tak tinggal diam. Razia penerapan prokes masif dilakukan. Warga diberikan pemahaman, ditegur, hingga diberikan sanksi. Namun, upaya ini seolah sia-sia. Pelanggaran prokes seolah bukan lagi hal yang haram bagi para pelanggar prokes.

Belum lama ini, Kamis (18/2), Jajaran Polres Bone Bolango dan Satpol PP Kabupaten Bone Bolango kembali menggelar razia prokes di salah satu Pasar Tradisional di Wilayah Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Hasilnya, petugas masih saja mendapati warga yang tidak menggunakan masker. Tak hanya itu, seperti biasa, Sebagian warga nampak mengabaikan jarak antar sesama pembeli maupun dengan penjual.

“Masih banyak yang lupa dan mengabaikan protokol kesehatan. Tadi kami tegur, ingatkan dan berikan masker gratis bagi yang tidak menggunakan masker,” ujar Kapolres Bone Bolango, AKBP Suka Irawanto.

Kedepan, AKBP Suka berharap dan menghimbau kembali warga di Gorontalo, Khususnya warga di Kabupaten Bone Bolango, untuk mematuhi prokes Covid-19.

 

Reporter: Abdi

Comments are closed.