Dulohupa.id– Ratusan massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Stabilitas Keamanan Daerah melakukan aksi demo di tiga instansi yakni, Polda Gorontalo, DPRD dan kantor Gubernur Provinsi Gorontalo.
Ratusan massa tersebut meminta solusi agar dana 40 ribu member FX Family se-Provinsi Gorontalo dapat terbayarkan. Jendral Lapangan, Rizal Ladiku meminta agar Kapolda Gorontalo dapat menyelesaikan masalah investasi yang melibatkan anak-buahnya.
“Tuntutan kami mendesak agar bagaimana Kapolda menyelesaikan masalah investasi yang melibatkan oknum polisi itu sendiri,” ujar Ikbal. Saat ditemui usai melakukan aksi demo, Senin (03/01/2021).
Dijelaskannya, ada ribuan masyarakat Provinsi Gorontalo yang terdampak pada investasi ini, dirinya juga meminta agar Forkompinda Provinsi Gorontalo mencarikan solusi dari nasib dana ribuan masyarakat dapat dikembalikan.
“Kami menuntut, agar bagaimana Gubernur Gorontalo selaku pimpinan Forkompinda memberikan solusi terbaik atau atensi kepada masyarakat yang hari ini stabilitasnya terganggu,” sambungnya.
Tak hanya itu, dirinya juga menuntut DPRD Provinsi Gorontalo agar mendesak Forkompinda provinsi memberikan solusi agar stabilitas daerah tetap terjaga.
“Kami mendesak agar hari ini DPRD memberikan solusi kepada Forkompinda terkait stabilitas keamanan daerah, yang hari ini dana member kurang lebih Rp.2,3 triliun belum dibayarkan oleh owner. Ini yang akan menganggu stabilitas daerah,” tegasnya
Senada dengan hal itu Koordinator lapangan, Ikbal Bawu menjelaskan jika ini tidak ditanggapi oleh Polda dan Forkompinda provinsi, maka dirinya mengaku akan melakukan aksi demo jilid lll dengan mengumpulkan ribuan masa aksi.
“Kalau tidak ada kejelasan dari pihak Polda dan Forkompinda provinsi, kita akan melakukan aksi jilid lll yang akan melibatkan ribuan massa bahkan kami akan mengusut kasus ini sampai ke Mabes Polri,” ungkap Rian.











