Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Anggota FX Family Resah, Pencairan Dana Investasi Tertunda

×

Anggota FX Family Resah, Pencairan Dana Investasi Tertunda

Sebarkan artikel ini
Puluhan anggota FX Family berkumpul di depan Polsek Paguat/Hendrik Gani

Dulohupa.id- Puluhan warga malam tadi, Kamis (9/11/2021) mendatangi Polsek Paguat. Warga yang belakangan diketahui merupakan anggota FX Family itu berada di sana untuk menunggu kejelasan dana investasi dari trader Ariyanto Yusuf. 

FX Family sendiri adalah Kegiatan perdagangan berjangka atau forex tanpa izin. Seperti dikutip dari https://www.cnbcindonesia.com/ FX Family adalah satu dari tujuh investasi ilegal yang ditutup oleh Satgas Waspada Investasi pada beberapa waktu lalu. 

SIMAK VIDEO PENJELASAN TRADER RINTO TERKAIT DANA INVESTASI BELUM CAIR:

Sementara Ariyanto sendiri, merupakan anggota Polri aktif yang saat ini tercatat bertugas di Polsek Paguat. Dari penuturan warga, bahwa saat ini Ariyanto terkesan mengulur waktu pencairan dana mereka.

Sebelumnya, pencairan sesuai surat yang ia keluarkan, akan dilakukan pada 8 Desember 2021. Namun hingga 9 Desember 2021, dana yang ditunggu tidak kunjung dicairkan. 

Tak tanggung-tanggung, puluhan warga yang telah menginvestasikan dananya hingga puluhan juta rupiah itu, bahkan mengaku sudah dua hari berturut-turut mendatangi Polsek Paguat. 

Kapolsek Paguat, IPTU Yunus Mi’radji sendiri ketika dimintai konfirmasi, mengaku tidak ingin memberikan komentar apapun. Ia hanya takut jika komentarnya malah memicu hal yang tidak diinginkan. Ia pun hanya meminta masyarakat untuk bersabar menunggu pencairan dananya. 

“Saat ini saya belum bisa memberikan statement, sebab jangan sampai lagi tidak akan sesuai dengan apa yang akan terjadi dikemudian hari,” jelas IPTU Yunus Mi’radji.

Setelah menunggu beberapa jam, Ariyanto pun lantas menemui anggota FX Family. Meski hanya melalui panggilan video, namun kepada anggotanya ia menjelaskan, bahwa tertundanya pembayaran karena pihaknya masih memutakhirkan data. 

“Saya tetap tanggung jawab semuanya dan tidak ada yang kurang dan tidak ada yang lebih (dananya). Saya cuman minta waktu, tetap ada progres dan sampai saat ini saya masih menunggu dana,” ungkap Ariyanto Yusuf.

Ia pun berpesan, agar seluruh anggota memberikannya waktu dan tetap tenang,”Sepenuhnya saya tanggung jawab, cuma saya minta tetap tenang, saya minta waktu,” ujarnya.**