Dulohupa.id – Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) diketahui sempat adu jotos dengan warga di atap Masjid Al Jauhar, Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
Pelaku bernama Rio Langi itu sempat melawan warga yang hendak menangkapnya.
Menurut keterangan Abin, seorang penjaga Masjid Al Jauhar mengungkapkan, awalnya terjadi kejar kejaran antara masyarakat dan pencuri motor. Pelaku kemudian lari ke belakang Masjid dan bersembunyi di atap.
“Awalnya tidak ada yang mengetahui dia bersembunyi di atap masjid, namun saat ada lampu mobil saya melihat seperti ada orang di atas atap, lalu saya memanggil orang di depan. Kemudian masyarakat mulai banyak berdatangan untuk menangkap pelaku yang bersembunyi di atas atap,” ujar Abin saat diwawancarai awak media, Sabtu (15/2/205).
Kata Abin, pelaku sempat melakukan perlawanan kepada masyarakat.
Tak hanya itu, berdasarkan video yang beredar, pelaku yang hendak melawan dipukul warga menggunakan kayu saat berada di atap masjid.
“Kemudian dia (pelaku) mencabut besi yang ada di menara masjid untuk melawan warga yang saat itu membawa kayu,” ungkap Abin
“Lumayan lama mereka di atas atap itu, sekitar setengah jam. Karena sudah banyak warga yang menangkap dia di atas atap kemudian dia menjebol salah satu papan dan kemudian dia masuk ke dalam loteng,” lanjut Abin.
Tak berselang lama, akhirnya pelaku turun dari plafon dan langsung diringkus polisi. Pelaku dikawal ketat agar tak jadi bulan-bulanan warga yang marah.
Rio Langi (pelaku) telah diamankan ke Polres Gorontalo Kota, namun informasi yang diterima awak media, pelaku dilaporkan sudah meninggal dunia. Jasad Rio kemudian dibawa ke Rumah sakit Bhayangkara Polda Gorontalo. Belum ada keterangan resmi dari petugas kepolisian terkait penyebab pelaku sampai meninggal dunia.
Diketahui Rio Langi merupakan warga Kota Manado, Sulawesi Utara. Ia menjadi buronan Resmob Polresta Manado, setelah melakukan pencurian di Kota Manado dan melarikan diri ke Gorontalo.
Pelaku diduga datang ke Gorontalo untuk menjual sepeda motor. Tapi aksinya diketahui warga di Kelurahan Bugis karena motor yang dijual merupakan hasil curian.
Warga mengetahuinya karena sebelumnya sepeda motor N-Max yang hilang tersebut diposting di media sosial. Dari situlah warga yang hendak menangkapnya bersembunyi di atap Masjid.
Redaksi











