Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Rentetan Kasus Pencurian di SMP N 1 Kabila Terungkap, 5 Pelaku Diamankan, 2 Diantaranya Tenaga Honorer Sekolah

Dulohupa.id– Rentetan kasus pencurian barang elektronik yang kerap kali terjadi di SMP Negeri 1 Kabila selasa (30/6) akhirnya terungkap. Polres Bone Bolango mengamankan lima pelaku atas kasus pencurian itu. Ironisnya, dua pelaku diantaranya adalah oknum pegawai honorer di sekolah itu sendiri.

Kasus ini sendiri berawal dari laporan tentang kasus pencurian barang elektronik yang terjadi di SMP Negeri 1 Kabila, selasa (30/6). Atas laporan ini, Satreskrim Polres Bone Bolango kemudian melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus pencurian itu. Hasilnya, dari hasil penyelidikan polisi, kasus pencurian yang terjadi selasa (30/6) itu, masih merupakan bagian dari rangkaian kasus pencurian, yang ternyata kerap kali terjadi di sekolah itu, sejak tahun 2018. Polisi kemudian menetapkan 5 tersangka atas kasus itu, masing-masing, IP (29), MI (39), ZK (30), M dan N yang merupakan warga Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.

Dari hasil penyelidikan polisi juga terungkap, kasus ini melibatkan 2 tenaga honorer sekolah, dalam kasus pencurian itu.

“Berbekal situasi sekolah yang sudah di ketahui pelaku, sekitar tahun 2018, 1 orang pelaku dengan inisial IP, mengambi sebuah Infokus yang menjadi barang inventaris dari dalam sekolah, kemudian diserahkan kepada penada berinisial MI, untuk dijual dengan harga Rp.1.000.000, malalui M dan N. Dimana, dari hasil penjualan, pelaku mendapat upah Rp.200.000,” Ujar Kapolres Bone Bolango, AKBP Suka Irawanto, rabu (1/7).

Lebih lanjut AKBP Suka menambahkan, pada tahun 2020, satu pelaku lainnya berinisial ZK yang merupakan tenaga Honorer di SMP 1 Kabila, menjalankan aksi yang sama, dengan berhasil membawa lari 2 unit Invokus dari dalam sekolah, dan kemudian dijual pelaku dengan harga masing-masing Rp.1.300.000, dan Rp.1.500.000.

“Kemudian pada hari jum’at 26 juni 2020 Sekitar pkl 19.00 Wita, pelaku kembali melakukan pencurian 1 unit keybord di SMP 1 Kabila dan menjualnya seharga Rp. 1.400.000,” tambah Suka Irawanto.

Lebih lanjut AKBP Suka menungkapkan, dari tangan 5 pelaku, petugas turut mengamankan 3 Unit barang bukti Invokus hasil curian, dan 1 unit Keyboar beserta alat pendukungnya.

“Saat ini, petugas tengah melakukan pengembangan terkait kasus lencurian ini, demi mengungkap adanya lokasi baru dan para penadah barang hasil curian,” tutup AKBP Suka Irawanto. (Jebeng)