Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Pencurian Helm di Parkiran Masjid Al-Muqarrabi Gorontalo Terekam CCTV

×

Pencurian Helm di Parkiran Masjid Al-Muqarrabi Gorontalo Terekam CCTV

Sebarkan artikel ini
Pencurian Helm
Aksi pencurian helm di area parkiran Parkiran Masjid Al-Muqarrabi terekam CCTV. Foto/Ist

Dulohupa.id – Aksi pencurian helm terjadi di area parkiran Mesjid Al-Muqarrabi, di jalan Madura, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Kasus pencarian yang terjadi pada Kamis (29/08/2024) itu kemudian viral di media sosial. Terlihat dalam rekaman CCTV masjid, sekitar pukul 18.08 wita, seorang pemuda datang di area parkiran yang saat itu bertepatan memasuki waktu sholat.

Dalam rekaman itu, terduga pelaku melihat kondisi sekitarnya. Ia kemudian membawa kabur helm warna abu-abu di motor Scoopy berwarna merah muda. Terduga pelaku juga terlihat bersama pengendara motor yang menunggu di sebelah jalan.

Saat dikonfirmasi ke pihak takmir Mesjid Al-Muqarrabi, pencurian helm telah terjadi ke empat kalinya, dua diantaranya dikembalikan.

“Kronologisnya pas sudah dekat magrib, tidak diketahui ada orang mengambil helm, nanti dilihat di cctv,” ujar Takmir Mesjid, Rahmat Hamsah kepada Dulohupa pada Minggu (01/09/2024) sore.

Menurutnya, pemilik helm tersebut merupakan masyarakat sekitar. Kata Rahmat, pada keesokan harinya helm yang dicuri telah dikembalikan kepada pemiliknya.

“Besoknya, ibu (dari) si pencuri helm ini datang, datang klarifikasi bahwa anaknya yang ambil itu helm dan sudah dikembalikan,” ucap Rahmat.

Dirinya mengatakan bahwa terkait keberlanjutan kasus tersebut belum diketahui, apakah akan dilaporkan ke pihak berwajib atau hanya sampai di permohonan maaf saja.

“Kami kan sudah menyerahkan kepada pihak korban dan pihak pelaku, tinggal mereka kalau bagaimana, kalau mau diteruskan yaa silahkan, yaa kalau tidak yaa,” pungkasnya.

Kata Rahmat, dalam mengantisipasi kejadian-kejadian serupa, sebelumnya pihak takmir Mesjid Al-Muqarrabi telah membuat baliho berslogan masjid ini dilihat oleh Allah, diawasi oleh malaikat, dan direkam oleh cctv.

Selain itu, jelas Rahmat bahwa jika nanti masih berulang hal-hal serupa, maka pihaknya tak segan untuk menyelesaikannya ke pihak berwajib.

“Iya, karena kami mau adanya efek jera, itu saja,” tutupnya.

Reporter: Yayan