Scroll Untuk Lanjut Membaca
PEMKAB BONE BOLANGO

Pemkab Bone Bolango Realisasikan Pembayaran Honor Nakes dan Sopir Ambulans

×

Pemkab Bone Bolango Realisasikan Pembayaran Honor Nakes dan Sopir Ambulans

Sebarkan artikel ini
Honor Bone Bolango
Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa. Dok: Diskominfo

Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango akhirnya merealisasikan pembayaran honor bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga kesehatan (nakes), dan sopir ambulans yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bone Bolango, Iwan Mustapa, memastikan pembayaran honor tersebut telah dilakukan sejak kemarin. Kepastian ini menjawab penantian para tenaga yang selama ini menunggu pemenuhan hak mereka.

Realisasi pembayaran tersebut menjadi perkembangan penting dalam penyelesaian persoalan honor tenaga kesehatan dan sopir ambulans di daerah itu. Sebelumnya, keterlambatan pembayaran menuai perhatian publik, terutama karena para tenaga tersebut tetap menjalankan tugas dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango, dr. Meyrin Kadir, sebelumnya menjelaskan bahwa kendala pembayaran berkaitan dengan keterbatasan alokasi anggaran awal setelah terjadi kenaikan standar gaji.

Menurut Meyrin, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), sejumlah pihak lintas sektor, serta perwakilan tenaga kesehatan untuk mencari jalan keluar sesuai mekanisme penganggaran yang berlaku.

Dalam proses pembahasan, sempat muncul dua alternatif skema pembayaran. Opsi pertama berupa pembayaran honor sekitar Rp400 ribu per bulan selama 12 bulan. Sementara opsi lainnya mempertahankan nominal Rp1 juta per bulan dengan dukungan anggaran awal untuk enam bulan, sedangkan kebutuhan anggaran berikutnya diusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).

Dinas Kesehatan sebelumnya juga menyatakan komitmennya untuk mengupayakan ketersediaan anggaran dan menuntaskan pembayaran setelah proses perubahan anggaran rampung.

Kini, berdasarkan keterangan Sekda Iwan Mustapa, pembayaran honor tersebut telah direalisasikan. Hal ini memberikan kepastian bagi tenaga kesehatan dan sopir ambulans yang menantikan pembayaran atas pekerjaan mereka.

Ke depan, perencanaan dan penyesuaian anggaran diharapkan dapat dilakukan secara lebih cermat agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. Ketepatan pembayaran honor menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran pelayanan publik.

Pasalnya, tenaga kesehatan dan sopir ambulans memiliki peran penting dalam memberikan layanan kepada masyarakat, termasuk dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. Pemenuhan hak mereka diharapkan dapat terus menjadi perhatian dalam upaya menjaga keberlangsungan dan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bone Bolango.