Jakarta – Darwis Ismail, S.T., M.M.A., resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) periode 2026–2031 melalui Kongres IV ISKINDO di Jakarta pada 23 Oktober 2026. Darwis diharapkan bisa membawa harapan baru bagi penguatan organisasi profesi sarjana kelautan di Tanah Air.
Sejak berdiri pada 2015, ISKINDO menjadi wadah bagi para sarjana kelautan dari berbagai perguruan tinggi dan latar belakang profesi. Olehnya, pergantian kepemimpinan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas kontribusinya terhadap pembangunan sektor maritim Indonesia.
Ucapan selamat dan dukungan mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintah, organisasi profesi, jejaring alumni, akademisi, hingga komunitas pemerhati lingkungan laut. Dukungan tersebut disertai harapan agar ISKINDO semakin solid, inovatif, dan mampu menjawab tantangan dunia kelautan yang terus berkembang.
Ketua Umum IKA Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Amran Sulaiman, bersama jajaran alumni menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Darwis. Menteri Pertanian tersebut berharap ketua umum terpilih senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah organisasi.
Ia juga berharap kepemimpinan baru ISKINDO dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor kelautan, masyarakat, bangsa, dan negara.
Harapan serupa disampaikan Ketua Dewan Pengurus Pusat Shrimp Club Indonesia (SCI), Prof. Andi Tamsil. Ia menilai kepemimpinan baru diharapkan mampu menghadirkan sinergi dan inovasi yang mendukung kemajuan sektor kelautan Indonesia.
Dukungan juga datang dari Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye. Ia berharap kepemimpinan Darwis dapat memperkuat kerja sama dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan, termasuk membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Cahyadi Rasyid, Asisten Deputi Perikanan Budidaya Kementerian Koordinator Bidang Pangan, berharap ISKINDO semakin progresif dan mampu mempererat sinergi para alumni kelautan.
Menurutnya, organisasi ini memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan potensi sumber daya manusia kelautan, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maritim.
Ia juga menekankan pentingnya menempatkan para sarjana kelautan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi biru melalui peningkatan kompetensi profesional dan pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.
Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Syahril Abdul Raup, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Darwis. Ia berharap ISKINDO semakin berperan dalam mendorong kemajuan kemaritiman, memperkuat kolaborasi lintas perguruan tinggi, dan membangun sinergi lintas sektor.
Perkuat Peran Sarjana Kelautan hingga Masyarakat Pesisir
Harapan terhadap kepemimpinan Darwis tidak hanya berkaitan dengan konsolidasi internal organisasi. ISKINDO juga diharapkan mampu memperluas manfaat keilmuan kelautan bagi masyarakat pesisir, nelayan, pembudidaya, pelaku usaha, serta berbagai komunitas yang menggantungkan hidupnya pada sumber daya laut.
Verrianto Madjowa, alumni Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Sam Ratulangi angkatan 1989 sekaligus pendiri dan pengelola Darilaut.id, menyampaikan bahwa keberlanjutan organisasi profesi seperti ISKINDO sangat penting di tengah berbagai perubahan lingkungan laut.
Ia berharap kiprah ISKINDO semakin dikenal luas, tidak hanya di kalangan akademisi dan profesional, tetapi juga di tengah masyarakat pesisir yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan kelautan.
Pandangan serupa disampaikan Rahman Dako, aktivis lingkungan yang akrab disapa Aga. Ia berharap Darwis dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa manfaat bagi anggota maupun bangsa Indonesia. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Riza Damanik beserta jajaran pengurus periode sebelumnya atas upaya yang telah dilakukan untuk organisasi.
Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (IKA FIKP) Unhas, Muhammad Ilyas, turut berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat jejaring alumni serta menghadirkan inovasi bagi kemajuan maritim Indonesia.
Menurutnya, ISKINDO perlu membuka ruang kolaborasi yang memungkinkan keahlian para sarjana kelautan berkontribusi langsung dalam menjawab persoalan nyata, seperti pengelolaan wilayah pesisir, konservasi ekosistem, pengembangan perikanan, pencemaran laut, dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
Dengan demikian, organisasi tidak hanya menjadi tempat berhimpun para profesional, tetapi juga wadah untuk menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan kebutuhan masyarakat.
Lanjutkan Fondasi Organisasi dan Tingkatkan Kompetensi Anggota
Dari internal organisasi, pergantian kepemimpinan juga diharapkan menjadi kesempatan untuk melanjutkan capaian periode sebelumnya sekaligus memperbaiki berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan.
Satriyo Panalaran dari ISKINDO Lampung mengapresiasi penyelenggaraan Kongres IV dan berharap kepemimpinan baru dapat meneruskan pekerjaan yang telah dirintis oleh pengurus sebelumnya.
Mantan Ketua Umum ISKINDO periode 2021–2026, Riza Damanik, sebelumnya menyampaikan terima kasih kepada Dewan Pembina, Majelis Pertimbangan Organisasi, pengurus pusat, pengurus wilayah, serta seluruh anggota atas kerja sama selama masa kepemimpinannya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat program dan agenda organisasi yang belum berjalan optimal. Riza berharap ISKINDO ke depan semakin solid dan mampu menjadi organisasi yang membanggakan seluruh anggotanya.
Dalam pesannya, penguatan solidaritas antarsarjana kelautan lintas angkatan, perguruan tinggi, wilayah, dan bidang pekerjaan menjadi salah satu agenda penting yang perlu terus dilanjutkan.
Selain memperluas jejaring profesional, ISKINDO diharapkan dapat membantu anggota mengembangkan karier di berbagai sektor, mulai dari akademik, pemerintahan, industri, konsultansi, hingga organisasi masyarakat sipil.
Pengembangan kompetensi juga menjadi perhatian. Perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut para sarjana kelautan untuk terus meningkatkan keahlian di bidang ekologi laut, pengelolaan terumbu karang, konservasi, pengelolaan pesisir terpadu, hingga penanganan pencemaran laut.
Dalam konteks tersebut, ISKINDO berpeluang memperkuat hubungan dengan dunia usaha dan lembaga terkait, memetakan kebutuhan tenaga profesional, serta mendorong pengembangan kompetensi dan sertifikasi yang sesuai dengan standar profesi.
Di samping kompetensi teknis, penguatan etika profesi dinilai penting untuk membangun organisasi yang sehat. Perbedaan pandangan di antara anggota perlu dikelola melalui komunikasi yang terbuka, argumentasi yang konstruktif, dan penghormatan terhadap kesepakatan bersama.
Riza juga menyoroti perkembangan jejaring organisasi yang meluas dari enam perguruan tinggi menjadi 27 perguruan tinggi hingga 2026. Perkembangan tersebut menjadi modal untuk memperkuat komunikasi, memperluas silaturahmi, dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan.
Darwis Ajak Anggota Bersama Membangun ISKINDO
Sekretaris Jenderal ISKINDO periode sebelumnya, Ady Candra, berharap Darwis dapat menjalankan amanah dengan baik serta memperoleh dukungan penuh dari seluruh anggota.
Darwis sendiri menyampaikan terima kasih kepada para senior, alumni kelautan, dan seluruh pihak yang memberikan dukungan atas terpilihnya dirinya. Ia berharap ISKINDO dapat berkembang menjadi organisasi yang semakin baik dan menjadi rumah bersama bagi para sarjana kelautan Indonesia.
Alumni Ilmu dan Teknologi Kelautan Unhas angkatan 1992 itu juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan kongres serta mengharapkan keterlibatan seluruh anggota dalam menjalankan agenda organisasi pada periode mendatang.
Berbagai dukungan yang disampaikan menjadi modal awal bagi kepemimpinan 2026–2031. Namun, tantangan berikutnya adalah menerjemahkan harapan tersebut menjadi program kerja, kolaborasi, dan kontribusi yang dapat dirasakan secara nyata.
Penguatan solidaritas profesi, peningkatan kompetensi, pengembangan jejaring kerja, serta keterlibatan dalam penyelesaian persoalan kelautan menjadi sejumlah agenda yang dapat memperkuat posisi ISKINDO di tingkat nasional.
Di tengah tantangan perubahan iklim, tekanan terhadap ekosistem laut, kebutuhan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, kolaborasi lintas sektor semakin diperlukan.
Kepemimpinan Darwis Ismail pada periode 2026–2031 pun diharapkan mampu membawa ISKINDO menjadi organisasi yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga semakin terbuka, adaptif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan dukungan seluruh anggota dan jejaring mitra, ISKINDO memiliki peluang untuk menyatukan keahlian para sarjana kelautan menjadi kekuatan bersama dalam mendukung kemajuan sektor maritim dan kelautan Indonesia.
Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar pergantian nakhoda, melainkan kesempatan untuk memperkuat arah pelayaran organisasi menuju masa depan kelautan Indonesia yang lebih berkelanjutan.
Profil Darwis Ismail
Tempat kelahiran Darwis Ismail di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selataan, 02 Maret 1973. Ia merupakan alumni Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Universitas Hasanuddin angkatan 1992. Latar belakang pendidikannya di bidang kelautan menjadi bekal untuk mengembangkan kegiatan profesional dan kewirausahaan yang berkaitan dengan potensi sumber daya laut Indonesia.
Dalam perjalanan kariernya, Darwis menggeluti dunia usaha, termasuk pengembangan budidaya udang. Ia juga membangun jejaring profesional di Jakarta yang mempertemukannya dengan berbagai kalangan dari dunia usaha dan sektor kelautan.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bagaimana keilmuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi dapat dikembangkan melalui kegiatan kewirausahaan dan pengelolaan sumber daya kelautan. Selain berkiprah di dunia usaha, Darwis memiliki perhatian terhadap penguatan organisasi alumni.
Ia pernah dipercaya memimpin Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin (ISLA Unhas), organisasi yang menjadi wadah komunikasi dan kerja sama para alumni kelautan kampus tersebut.
Melalui organisasi alumni, Darwis membangun hubungan dengan berbagai generasi lulusan sekaligus memperluas jejaring profesional di sektor kelautan. Pernah Jadi Bendahara hingga Wakil Ketua Umum ISKINDO. Pengalaman Darwis dalam organisasi profesi kelautan nasional telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.
Redaksi











