Dulohupa.id – Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia resmi melaporkan pemalsu data survei Pilkada Bone Bolango periode 20-25 September 2024 ke SPKT Polda Gorontalo.
Berdasarkan laporan polisi LP/B/285/X/2024/SPKT/PoldaGorontalo tertanggal 21 Oktober, oknum dugaan pemalsu survei yang dilaporkan atas nama Reza.
Terlapor Reza telah merilis hasil survei pada satu pasangan calon Bupati Bone Bolango dengan mengatasnamakan lembaga survei Indikator. Selanjutnya hasil survey itu beredar di media sosial dan diberitakan beberapa media lokal di Gorontalo.
“Sesuai saran banyak pihak, kami sudah melaporkan pemalsu survei kami ke polisi,” tulis Founder dan Peneliti Utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi dalam postingan lewat akun Instagramnya.
Sebelumnya seorang pria nekat lakukan manipulasi data survei Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo periode 20-25 September 2025. Ia mengaku dari lembaga survei Indikator Politik Indonesia mendatangi Calon Bupati Bone Bolango, Ismet Mile.
Dirinya kemudian mempresentasikan hasil survei dimana pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Risman Tolingguhu di urutan pertama dengan presentase 31,1 persen. Kemudian urutan kedua pasangan Amran Mustapa dan Irwan Mamesah di angka 20,2 persen.
Sementara Merlan Uloli dan Syamsu Botutihe di urutan ketiga dengan persentase 18,2 persen, sedangan Ishak Ntoma dan Usman Hulopi di urutan terakhir dengan persentase pemilih 9,0 persen. Responden yang memilih tidak tahu atau tidak jawab (TT/TJ) 21,5 persen.
Pihak Indikator juga telah menegaskan bahwa data survei yang dipaparkan telah dipalsukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Disamping itu, Fanly Katili selaku Juru Bicara tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil bupati Bone Bolango, Ismet Mile – Risman Tolingguhu (IRIS), telah menegaskan bahwa pasangan IRIS tidak pernah melakukan manipulasi data hasil survei dari Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia.
“Data itu dipaparkan oleh seseorang yang mengaku dari indikator dihadapan paslon IRIS, kami punya bukti foto dan video saat pemaparan hasil survei tersebut,” ungkap Fanly.
Redaksi











