Scroll Untuk Lanjut Membaca
EKONOMIGORONTALO

Kemenhaj Gorontalo Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, UMKM Didorong Ambil Peran

×

Kemenhaj Gorontalo Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, UMKM Didorong Ambil Peran

Sebarkan artikel ini
Kemenhaj Gorontalo
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Mansur Basir. Foto/Hms

Surabaya – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Gorontalo terus memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pengembangan ekosistem ekonomi haji.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan ekonomi berbasis penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Mansur Basir, dalam diskusi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji pada hari kedua pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (P2EHU) yang berlangsung di Hotel Mövenpick Surabaya, Jawa Timur, pada 6–8 Agustus 2026.

Diketahui pengembangan ekosistem ekonomi haji merupakan salah satu pilar utama dalam mewujudkan Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban. Didampingi Kepala Bidang Bina Layanan Haji dan Umrah Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, Syafyan Yusuf Ekie, Mansur mengungkapkan bahwa Kemenhaj Gorontalo telah menghadirkan berbagai inovasi untuk mendukung pengembangan ekosistem ekonomi haji. Salah satunya melalui kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan Asrama Haji yang menerapkan konsep layanan berbasis hotel.

“Upaya ini perlu semakin diperkuat melalui regulasi mengenai standardisasi yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji,” ujar Mansur.

Selain itu, Kemenhaj Gorontalo juga menggandeng pelaku UMKM melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) sebagai wadah membangun sinergi dalam pengembangan ekosistem ekonomi haji di daerah. Kegiatan tersebut mendapat respons dan antusiasme yang tinggi dari para pelaku UMKM.

“Besarnya antusiasme para pelaku UMKM perlu didukung oleh regulasi yang mampu memberikan kemudahan bagi Kemenhaj dan dunia usaha untuk bersinergi dalam memajukan ekosistem ekonomi haji di daerah,” tandasnya.