Scroll Untuk Lanjut Membaca
LINGKUNGANPEMPROV GORONTALO

DLHK Sebut Kondisi Kualitas Udara di Wilayah Kota Gorontalo Terpantau Baik

116
×

DLHK Sebut Kondisi Kualitas Udara di Wilayah Kota Gorontalo Terpantau Baik

Sebarkan artikel ini
kondisi kualitas udara di wilayah kota Gorontalo-dulohupa.id-
Hasil pembacaan kondisi kualitas udara di wilayah Kota Gorontalo per tanggal 1 Mei 2024.

Dulohupa.id – Meski terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Ruang yang sudah menyebar hingga ke wilayah Gorontalo, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo menyebut kondisi udara di wilayah Kota Gorontalo saat ini terpantau baik.

Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Nasruddin mengatakan per tanggal 1 mei 2024 kondisi kualitas udara ambient di wilayah kota Gorontalo berdasarkan hasil pembacaan AQMS (stasiun pemantauan kualitas udara secara online) yang terpasang di Taman Kota Gorontalo menunjukkan bahwa kondisi kualitas udara dalam kondisi baik dengan nilai indeks standar pencemaran udara (ISPU) sebesar 51.

Hutan Gorontalo
Suasana Gorontalo dilihat dari lokasi wisata bukit Arang Lonuo. (Dok: Dulohupa)

“Nilai ispu 51 artinya tingkat mutu udara masih dapat diterima pada kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan” ujar Nasruddin saat diwawancarai. Senin (01/05/2024)

Nasruddin mengatakan memang kondisi kualitas udara saat ini masih dalam kondisi yang baik, namun bisa berdampak pada kesehatan apabila ada manusia yang tinggi tingkat kepekaannya, itu dapat menyebabkan iritasi.

Lebih lanjut, Nasruddin mengatakan bahwa mereka telah menyampaikan melalui media terkait kondisi kualitas udara di wilayah Gorontalo dan juga mereka telah melakukan komunikasi kepada pihak-pihak terkait untuk memastikan kondisi kualitas udara.

“Kemarin kami juga sudah komunikasi dengan badan penanggulangan bencana daerah, kemudian dari meteorologi juga terkait bagaimana kondisi kualitas udara, dan juga dari dinas lingkungan hidup di kabupaten/kota sudah mengkonfirmasi kondisi kualitas udara di masing-masing wilayah” ujarnya