Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

Dampak Erupsi Gunung Ruang, Bandara Djalaludin Gorontalo Ditutup

126
×

Dampak Erupsi Gunung Ruang, Bandara Djalaludin Gorontalo Ditutup

Sebarkan artikel ini
Aturan Perjalanan
Bandara Djalaluddin Gorontalo (Dok: Dulohupa)

Dulohupa.id – Aktivitas penerbangan Bandar Udara Djalaludin Gorontalo, ditutup sementara sejak Selasa pagi, penutupan sementara penerbangan ini dilakukan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Ruang, di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

Penutupan bandar udara ini dilakukan sesuai hasil pengamatan aktivitas abu vulkanik gunung ruang, yang berdampak hingga ke Bandara Djalaludin.

“Kita dapat info Gunung Raung meletus lagi setelah kita cek dari BMKG dan melihat radar, ternyata sebaran debunya itu sampai di atas Gorontalo. kita sudah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder yang ada di Bandara Gorontalo ternyata sebaran debu vulkanik semakin luas yang menyebabkan pesawat belum bisa masuk ke bandara Gorontalo. Diperkirakan hingga besok sebaran abu vulkanik masih ada sehingga disimpulkan bahwa bandara belum bisa diterbangi” kata Eventus Oloan, Station Manager Garuda Gorontalo

Penutupan sementara penerbangan ini membuat beberapa penumpang tujuan Gorontalo – Makassar kecewa, karena tidak mendapatkan informasi valid dari pihak bandara terkait penutupan bandara.

“Kami kecewa ya, karena banyak event yang harus dikerjakan. Harusnya ada kepastian waktunya, dan karena kita sudah tertunda harusnya ada perhatian khusus dari maskapainya. kalau boleh lebih diprioritaskan dari yang lain. Saya tujuan ke Makasar. Ada pemberitahuan penundaan sampai pukul 16.55 tapi ya namanya bencana siapa yang akan tahu,” kata Heyke, salah satu penumpang yang batal berangkat

Sementara pihak Bandara Djalaludin Gorontalo beserta pihak terkait masih melakukan koordinasi secara berkala. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi perkembangan dampak abu vulkanik gunung ruang di wilayah Provinsi Gorontalo, untuk menentukan perpanjangan atau notam.

(Redaksi)