Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKOTA GORONTALOPERISTIWA

Dandim 1304 Gorontalo Ungkap Kronologi Aksi Pencurian Penutup Drainase

×

Dandim 1304 Gorontalo Ungkap Kronologi Aksi Pencurian Penutup Drainase

Sebarkan artikel ini
Dandim 1304 Gorontalo
Dandim 1304 Kota Gorontalo, Letkol Inf Mustamin (paling kiri) usai diwawancarai awak media terkait aksi pencurian penutup Drainase. Foto: Yono/Dulohupa

Dulohupa.id – Komandan Kodim (Dandim) 1304 Kota Gorontalo, Letkol Inf Mustamin mengungkap Kronologi terkait aksi pencurian penutup drainase di trotoar yang berada di belakang markas Kodim 1304.

Letkol Mustamin menjelaskan, pada Minggu dini hari (16/7/2023) dini hari, salah satu anggota TNI, Sertu Ary Saputra melakukan patroli di kawasan Makodim. Tiba-tiba, Sertu Ary melihat gerak-gerik mencurigakan dari seseorang yang menggunakan becak motor.

Dari pos pengamanan, lanjut Letkol Mustamin, Sertu Ary terus mengawasi pria tersebut dan ternyata hendak mencuri penutup lubang saluran air.

“Sehingga anggota kami memvideokan lebih dulu dan langsung mengamankannya,” ujar Dandim 1304 kepada awak media, Selasa (18/7/2023).

Maling Penutup Drainase
Terduga pencuri penutup drainase (kaos coklat) saat diamankan di Kodim 1304 Kota Gorontalo. Foto/Ist

Sebelumnya, Letkol Mustamin telah menginstruksikan kepada personelnya agar terus waspada dan mengawasi aksi pencurian. Sebab, Dandim menyebut beberapa hari belakangan terinformasi sejumlah penutup lubang drainase hilang dibawa kabur maling.

“Dan memang benar pada malam itu, anggota kami berhasil mengamankan bersangkutan (terduga pelaku). Kemungkinan bersangkutan sudah menjadi target polisi,” ujarnya.

Letkol Mustamin juga mengaku prihatin adanya lubang-lubang drainase di trotoar yang dikhawatirkan akan membahayakan pengguna jalan.

“Karena kasihan masyarakat yang akan melewati jalan ini jangan sampai terperosok dan jatuh di lubang drainase,” imbuhnya.

Penutup Drainase
Sertu Ary Saputra saat memperlihatkan lubang drainase yang menjadi lokasi pencurian. Foto: Yono/Dulohupa

Setelah diamankan petugas TNI, Kodim 1304 kemudian menghubungi pihak dinas Pekerjaan Umum Kota Gorontalo untuk ditindaklanjuti. Pemerintah Kota Gorontalo sendiri lalu menyerahkan terduga pelaku ke Polresta Gorontalo Kota.

Dari hasil pengembangan polisi, terduga pelaku berinisial FH (45) tersebut sudah 40 kali melakukan aksinya di sejumlah ruas jalan Kota Gorontalo. Pelaku biasa beraksi pada malam hari saat jalan sedang sepi. Sementara hasil curian dijual ke pengepul besi tua dengan harga bervariasi.

Petugas juga mengamankan 10 lembar besi penutup drainase milik pemerintah kota gorontalo tersebut. Hingga kini pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polresta Gorontalo Kota.

Reporter: Yono