Scroll Untuk Lanjut Membaca
INFO COVID-19

Cegah Kerumunan, UBM Gorontalo Gelar Wisuda Lantatur

×

Cegah Kerumunan, UBM Gorontalo Gelar Wisuda Lantatur

Sebarkan artikel ini
Menariknya, agar tidak menimbulkan kerumunan, prosesi peneguhan mahasiswa semester akhir itu, dilakukan dengan metode lantatur (drive thru)/FOTO:Jebeng

Dulohupa.id- Meski pandemi COVID-19 belum berakhir, namun Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo nekat menggelar wisuda tatap muka. Menariknya, agar tidak menimbulkan kerumunan, prosesi peneguhan mahasiswa semester akhir itu, dilakukan dengan metode lantatur (drive thru).

Meski tidak sepenuhnya lantatur karena mahasiswa masih harus turun dari mobilnya, namun metode itu sebetulnya terlihat lebih efektif mengurai kerumunan.

Rektor UBM Gorontalo, Titin Dunggio mengungkapkan, bahwa memang wisuda dengan metode lantatur adalah upaya bersama pihaknya, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (protkes) pencegahan COVID-19. Setidaknya kata dia, upaya itu dapat membantu kerja-kerja pemerintah yang selama ini menyosialisasikan penerapan protkes.

Lagian kata Titin, pandemi COVID-19 mesti dilawan dengan tetap menekan jumlah kasus yang ada. Sebab, penyakit yang timbul akibat virus SAR-COV-2 tersebut, memukul seluruh sektor, termasuk sektor pendidikan perguruan tinggi.

“Berdasarkan data APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia), ada sekitar 40 persen perguruan tinggi swasta (PTS) di Indoensia terdampak langsung pada stabitilitas operasional akibat pandemi COVID-19. Namun, kita tetap bersyukur di mana UBM Gorontalo bersama PTS lainnya di Indonesia terus eksis dan berjuang untuk tetap mempertahankan keberlanjutan” ucap Titin saat pelaksanaan wisuda, Sabtu (19/12).

Titin mengungkapkan, pihaknya sejauh ini telah memanfaatkan teknologi informasi dalam proses perkuliahan. Karena menurutnya, hanya dengan memanfaatkan teknologi, maka seluruh proses kegiatan tridarma perguruan tinggi tetap bisa berjalan di tengah keterbatasan ruang karena COVID-19.

Adapun pada wisuda dengan metode lantatur tersebut, juga hadir Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, prof. Dr. Ir. Mahludin Baruwadi,; Wakil Gubernur Gorontalo, Dr. Idris Rahim; Ketua APTISI Gorontalo, Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf; serta Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo, Dr. Ir. Azis Rachman.

Hadir pula para anggota senat serta Guru Besar UGM dan Pascasarjana Bina Taruna Gorontao, serta jajaran dosen dan anggota staf UBM Gorontalo.

editor