Scroll Untuk Lanjut Membaca
LINGKUNGANPEMPROV GORONTALO

BPDLH Minta Pokja Gorontalo Komitmen Dukung Penurunan Emisi

×

BPDLH Minta Pokja Gorontalo Komitmen Dukung Penurunan Emisi

Sebarkan artikel ini
Emisi Gorontalo
Lia Kartikasari, Kepala Divisi Penyaluran Dana Program RBP REDD+ GCF Output 2 saat memebrikan sambutan secara daring. Foto/DUlohupa

Dulohupa.id – Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) melalui Lia Kartikasari selaku kepala Divisi Penyaluran Dana Program RBP REDD+ GCF Output 2 meminta Pojka di Gorontalo komitmen untuk mendukung penurunan emisi karbon.

Lia berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kepercayaan global terhadap komitmen Indonesia dalam penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan di setiap daerah.

“BPDLH sebagai lembaga yang mengelola dana tersebut telah menyalurkan dana ke sejumlah daerah untuk mendukung program tersebut,” kata Lia saat memberikan sambutan secara Daring dalam Kick-Off Meeting RBP REDD+ GCF Output 2 yang dilaksanakan di Hulontalo Balroom, Senin (27/10/2025).

Ia menjelaskan Indonesia berhasil memperoleh pendanaan dari Green Climate Fund (GCF) untuk program percontohan Pembayaran Berbasis Hasil/Results Based Payment (RBP) atas keberhasilan penurunan emisi dari sektor kehutanan.

Dana insentif tersebut sebesar 103,8 juta dolar AS (setara Rp 1,6 triliun) atas keberhasilan penurunan emisi sebesar 20,25 juta ton CO2 ekuivalen (tCO2e pada tahun 2014-2016).

Dana RBP REDD+ dibagi menjadi 3 output. Proyek RBP REDD+ GCF Output 2 mendapatkan alokasi pendanaan sebesar 93,4 juta dolar AS yang dimulai dari Juli 2023 dan diperkirakan selesai pada tahun 2030. Penerima manfaat terdiri dari para pihak di tingkat nasional dan subnasional di 38 provinsi.

“Melalui proyek ini, Indonesia menunjukkan komitmennya bahwa menjaga hutan bukan sekedar tugas, tetapi menjaga warisan untuk masa depan bersama. Dengan dukungan banyak pihak, Indonesia optimis dapat melakukan aksi mitigasi dan adaptasi untuk mengurangi dampak perubahan iklim di masa depan,” tambah Lia.

Sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka menegaskan sebelum adanya Kick off ini, pemerintah telah lama berkomitmen menghadapi perubahan iklim. Dengan adanya program pendanaan pengendalian iklim, diharapkan bisa dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat untuk generasi yang akan datang.

“Seluruh pihak dapat menjadikan momentum ini sebagai awal yang kuat dalam mewujudkan Gorontalo yang hijau, tangguh, dan rendah emisi,” tegas Fayzal.

Reporter: Enda