Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOPEMPROV GORONTALO

Pj Hamka Dorong Peningkatan Objek Wisata Religi Bongo

×

Pj Hamka Dorong Peningkatan Objek Wisata Religi Bongo

Sebarkan artikel ini
Objek wisata religi
Pengunjung saat menikmati keindahan Desa Wisata Religi di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kab. Gorontalo, Minggu (12/6/2022). Foto – Salman

Dulohupa.id – Penjagub Gorontalo Hamka Hendra Noer mendorong agar pengelolaan obyek wisata religi Bongo dikelola lebih komersilkan. Dengan melibatkan pengusaha daerah. Ia mencontohkan pembangunan villa/cottage di atas bukit.

“Pengelolaannya sudah profesional tapi administrasinya masih manual, belum terlalu komersil. Ini kalau di Bali sudah habis, dibangun cottage atau villa di atas pasti keren,”jelasnya saat menikmati keindahan Desa Wisata Religi Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kab. Gorontalo, Minggu (12/6/2022).

Dikesempatan itu juga Hamka mulai menginventarisir destinasi wisata yang akan diperkenalkan kepada wisatawan mancanegara. Terlebih, Gorontalo sedang bersiap menjadi tuan rumah kejuaraan Asia Takraw Championship tahun 2023.

Sementara itu, sejak dilantik sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo tepat sebulan lalu, belum ada destinasi wisata yang sempat ia kunjungi. Libur akhir pekan dimanfaatkannya untuk mengenal lebih dekat destinasi wisata di daerah yang ia pimpin.

Tiga objek wisata di kawasan Desa Religi Bongo didatangi Hamka beserta istri. Keduanya shalat ashar di Masjid Kubah Emas yang berada di atas bukit. Pemandangan pantai di bawahnya membuat keduanya cukup terkesan.

Selanjutnya bergeser ke obyek wisata Bubohu. Di situ Hamka disuguhkan dengan fosil kayu yang sudah berubah menjadi batu. sejarah soal kerjaan (linula) Bubohu dan konsep wisata religi yang sarat makna keislaman ikut dijelaskan.

Tidak ketinggalan menu wajib, memberi makan puluhan burung merpati. Foto bersama merpati dengan latar empat gubuk kecil menjadi momen yang instagramable bagi kedua.

Terakhir, mengunjungi Pantai Dulanga. Beberapa spot foto disinggahi keduanya. Ada romantisme, layaknya pasangan yang sedang menikmati bulan madu.

“Luar biasa, saya kira tidak banyak destinasi seperti ini (dalam satu desa ada tiga obyek wisata). Jadi sebetulnya Gorontalo punya situs wisata dan pantai yang layak dikembangkan. Tadi saya bicaranya dengan pengelolanya, destinasi ini masih dikelola swadaya masyarakat,” kata Hamka. (Adv/rilis)