Scroll Untuk Lanjut Membaca
PERISTIWA

4 WNA China Divonis Bebas atas Kasus Pertambangan Batu Hitam di Gorontalo

602
×

4 WNA China Divonis Bebas atas Kasus Pertambangan Batu Hitam di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Kasus Pertambangan Batu Hitam
Hakim Pengadilan Negeri Kota Gorontalo saat membacakan putusan vonis bebas kepada 4 WNA China dalam kasus pertambangan Batu Hitam/Ist

Dulohupa.id – 4 Empat Warga Negara Asing (WNA) asal China divonis bebas dalam kasus pertambangan batu hitam oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Gorontalo pada Senin (19/12/2022).

Ketua majelis hakim Rendra Yozar Dharma Putra dalam putusan membacakan, terdakwa Huang Dingsheng dan Chen Jinping dengan nomor perkara 177/Pid.Sus/2022/PN Gto, serta Gan Hansong dan Gan Caifeng dengan perkara pidana nomor 178/Pid.Sus/2022/PN Gto.

“Pertimbangan aspek filosofis majelis hakim menilai, perkara keadilan bukan hanya bagi masyarakat setempat yang dilindungi oleh undang-undang namun juga bagi terdakwa sebagai investor,” ucap Rendra Yozar Dharma Putra.

Sementara aspek sosiologis, majelis hakim menilai, pembelian harga batu hitam oleh terdakwa dengan nilai yang lebih tinggi dari investor lain, sehingga nilai ekonomis oleh para terdakwa menciptakan lapangan kerja lebih baik kepada masyarakat atau kelompok penambang.

Dalam ketentuan Undang-undang no 3 tahun 2020, No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, sebagaimana dakwaan Pasal 158 dan Pasal 161, bahwa Para Penambang atau Kelompok penambang yang merupakan masyarakat setempat di kawasan Batu Gergaji sudah melakukan aktivitas pertambangan sejak tahun 1991, telah melakukan penambangan maka perbuatan tersebut adalah secara hukum telah memenuhi ketentuan pidana dalam pasal A quo. Namun secara hukum pula dalam undang-undang memberikan pengecualian terhadap masyarakat setempat yang telah melakukan kegiatan pertambagan dan belum memiliki WPR, di Prioritaskan untuk ditetapkan WPR sebagaimana diatur dalam pasal 24 uu Nomor 4 tahun 2009.