Dulohupa.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea secara resmi melepas kafilah utusan Kota Gorontalo yang akan bertanding dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional ke-XXVIII yang akan berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. Pelepasan dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Wali Kota Gorontalo pada Senin (7/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Adhan Dambea menyampaikan harapan besar kepada ke-11 utusan untuk mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Ia juga mengingatkan para peserta bahwa tujuan utama MTQ bukan hanya sekadar meraih kemenangan, melainkan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta mempererat ukhuwah islamiah antar peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Jadikan momen ini sebagai sarana belajar dan berbagi, jaga nama baik daerah, dan tunjukkan keramahan serta sopan santun khas Gorontalo,” ujar Adhan.
Dalam hal kegiatan keagamaan di Kota Gorontalo, pemerintah sangat peduli dan sangat mendukung setiap kegiatan kegamaan yang di laksanakan. Meski dalam keterbatasan anggaran karena disebabkan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, hal tersebut tak menjadi alasan Pemerintah Kota Gorontalo untuk menghidupkan kegiatan keagamaan di Kota Gorontalo.
Selain melepas secara resmi kafilah utusan Kota Gorontalo itu, Adhan Dambea juga sekaligus memberikan uang saku kepada para peserta yang akan bertanding nantinya itu.
Sementara itu, salah seorang peserta yang ikut dalm MTQ Nasional ini menyampaikan rasa bangganya terhadap kepemimpinan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.
“Sejak kami mengikuti MTQ di tingkat Provinsi Gorontalo kemarin, perhatiannya pak wali kepada peserta kafilah Kota Gorontalo sangat luar biasa, baik dari segi fasilitas, akomodasi bahkan finansial berupa uang saku dan bonus peserta dapat di nikmati oleh peserta,” kata salah satu utusan.
Juga peserta lain mengungkapkan hal yang senada. Salah seorang peserta cabang kaligrafi Al-Qur’an berbincang-bincang dengan teman sesama peserta yang berangkat, tak menyangka akan mendapatkan uang saku dari Wali Kota Gorontalo.
“Torang kira ini peserta di undang ini oleh pak wali ini hanya sekedar hadir, kemudian mendengar pesan dan dan nasehat pak wali, setelah itu di lepas, eh ternyata pak wali ada bakase uang saku lagi kepada seluruh peserta yang berangkat yang jumlahnya lumayan banyak, Alhamdulillahi. Terima kasih pak wali, sehat selalu pak wali dan Insya Allah tetap dalam lindungan dan petunjuk Allah SWT di setiap aktivitas,” ungkapnya.
Adapun peserta yang berangkat ke MTQ Nasinal di Semarang masing-masing:
1. Fadila Ismail (Peserta Cabang Hafalan 1 Juz & Tilawah)
2. Munadhil Fawwaz Muhdar (Peserta Putra Cabang Hafalan 10 Juz)
3. Nur Muhgni Sumirat (Peserta Putri Cabang Hafalan 10 Juz)
4. Audilah Nur Muharam (Peserta Putri Cabang Qiroat Murattal Dewasa)
5. Abdurahman Yasir Arafat (Peserta Putra Cabang Qiroat Murttal Dewasa)
6. Yamin Isa (Peserta Putra Cabang Qiroat Mujjawad Dewasa)
7. Amir Ngau (Peserta Putra Cabang Kaligrafi Golongan Naskah)
8. Mohamad Aqil Daud (Peserta Putra Cabang Kaligrafi Golongan Hiasan Mushaf)
9. Rifanza Fadhal Rahman (Peserta Putra Cabang Kaligrafi Golongan Dekorasi)
10. Ismail Yasin (Peserta Putra Cabang Kaligrafi Golongan Kontemporer)
11. Mohamad Dauarta Ibrahim (Peserta Putra Cabang Kaligrafi Golongan Digital)
Acara pelepasan berlangsung khidmat dan diisi dengan doa bersama. Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Setda, Asisten 1 Pemerintahan & Kesra yang juga selaku Ketua LPTQ Kota Gorontalo, serta pejabat di lingkungan pemkot.
MTQ Tingkat Nasional ke-XXXI di Semarang dijadwalkan berlangsung tanggal 11 sampai 20 September 2026. Dengan mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an Dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”, yang akan diikuti ribuan peserta dari perwakilan 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Reporter: Yayan











