Gorontalo — Konsolidasi pemilik Kartu Tanda Anggota (KTA) Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Gorontalo mulai memunculkan arah dukungan dalam menghadapi suksesi kepemimpinan KADIN Kota Gorontalo.
Dalam pertemuan yang digelar pada 2 Agustus di waroeng steak & Kedai kopi, sebanyak 20 anggota pemilik KTA KADIN Kota Gorontalo berkumpul untuk melakukan konsolidasi dan menyikapi agenda suksesi kepemimpinan KADIN Kota Gorontalo.
Pertemuan tersebut membahas sejumlah nama yang dinilai memiliki kapasitas untuk maju dalam bursa calon Ketua KADIN Kota Gorontalo. Dari pembahasan yang berkembang, terdapat dua nama yang menguat, yakni Yoce Pateda dan Ronald S. Bidjuni.
Dalam proses pembahasan, kedua nama tersebut kemudian disepakati untuk dibawa dalam pembicaraan bersama. Yoce Pateda yang merupakan salah satu tokoh senior di lingkungan pengusaha Kota Gorontalo menyatakan kesediaannya untuk memberikan kesempatan kepada generasi yang lebih muda.
Yoce kemudian menyatakan dukungannya kepada Ronald S. Bidjuni untuk maju dan bertarung dalam pemilihan Ketua KADIN Kota Gorontalo.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari semangat regenerasi kepemimpinan organisasi. Yoce memilih memberikan ruang kepada Ronald untuk mengambil peran lebih besar dalam melanjutkan kepemimpinan KADIN Kota Gorontalo ke depan.
Dalam pertemuan tersebut, dukungan terhadap Ronald S. Bidjuni tidak hanya dibicarakan sebagai pilihan personal, tetapi berkembang menjadi kesepakatan bersama para peserta konsolidasi untuk mendorong satu nama dalam menghadapi proses pemilihan Ketua KADIN Kota Gorontalo.
Selain membahas suksesi KADIN Kota Gorontalo, pertemuan tersebut juga membicarakan dinamika kepemimpinan KADIN Provinsi Gorontalo.
Dalam musyawarah, peserta konsolidasi menyatakan kesepakatan untuk mendukung Andi Ilham dalam pertarungan menuju posisi Ketua KADIN Provinsi Gorontalo.
Dengan demikian, arah dukungan yang terbentuk dalam konsolidasi tersebut terlihat berjenjang. Ronald S. Bidjuni didorong untuk maju dalam suksesi KADIN Kota Gorontalo, sementara untuk tingkat provinsi, dukungan diarahkan kepada Andi Ilham.
Dukungan tersebut sekaligus menunjukkan adanya upaya membangun kesinambungan kepemimpinan dari tingkat kota hingga provinsi, dengan mengedepankan konsolidasi antaranggota dan regenerasi kepemimpinan di tubuh KADIN Gorontalo.
Langkah Yoce Pateda menyerahkan estafet kepada Ronald S. Bidjuni juga menjadi perhatian dalam dinamika suksesi KADIN Kota Gorontalo. Sikap tersebut memperlihatkan bahwa regenerasi mulai menjadi salah satu isu penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.
Bagi kalangan pengusaha yang mengikuti konsolidasi, keputusan tersebut dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkuat soliditas anggota KADIN Kota Gorontalo sekaligus memperjelas arah dukungan menghadapi agenda Musyawarah Kota.
Dengan munculnya kesepakatan tersebut, peta dukungan menuju suksesi KADIN Kota Gorontalo mulai terlihat. Ronald S. Bidjuni diposisikan sebagai figur yang akan didorong dalam kontestasi tingkat kota, sedangkan Andi Ilham memperoleh dukungan untuk agenda suksesi KADIN tingkat provinsi.
Namun, dinamika organisasi masih dapat berkembang seiring proses resmi Musyawarah Kota dan tahapan pencalonan yang akan berjalan. Dukungan dalam forum konsolidasi menjadi salah satu indikator arah politik organisasi, sementara keputusan akhir tetap mengikuti mekanisme dan ketentuan organisasi KADIN.











