Scroll Untuk Lanjut Membaca
BUDAYAPERISTIWA

Tumbilotohe di Kelurahan Tanggidaa Timbulkan Kerumunan Massa

×

Tumbilotohe di Kelurahan Tanggidaa Timbulkan Kerumunan Massa

Sebarkan artikel ini
kemacetan parah serta kerumunan massa di sepanjang jalan Hos Cokroaminoto, Tanggidaa/FOTO: Yusuf Konoli

Dulohupa.id- Tingginya antusias masyarakat menyambut tradisi Tumbilotohe di Gorontalo, menimbulkan kemacetan parah serta kerumunan massa di sejumlah ruas jalan di Kota Gorontalo. Misalnya saja di sepanjang jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Tanggidaa, Minggu malam (9/5). 

Dari pantauan Dulohupa.id, meski di sepanjang jalan itu dijaga ketat oleh tim gabungan, namun masih ada saja masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. Misalnya tidak menjaga jarak, dan bahkan ada yang tak menggunakan masker. 

Sepanjang jalan ini sendiri memang, dihiasi 27 ribu lampu botol, dan ribuan lampu listrik. Tak heran, banyak masyarakat yang menjadikan tempat itu sebagai tujuan untuk menikmati tradisi Tumbilotohe. Apalagi, di kawasan ini, terdapat sejumlah toko ritel pakaian yang cukup populer. 

Rachman Matoka, ketua komunitas Tanggidaa Mulolo, yang merupakan penyelenggara Tumbilotohe di kawasan itu mengaku, kegiatan itu memang sudah direncanakan jauh hari sebelum adanya larangan dari pemerintah. Meski begitu, pihaknya mengaku mentaati aturan yang dikeluarkan. 

“Jadi memang Tumbilotohe ini adalah tradisi yang tidak mengumpulkan orang, awalnya itu kita punya panggung, tetapi ketika ada edaran dari pemerintah kita tetap mengikuti   anjuran pemerintah bahwa tidak ada pengumpulan orang jadi kendaraan tetap jalan,” ungkap Rachman kepada Dulohupa.id, Sabtu (8/5)

Pihaknya pun kata dia, sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk yang nanti akan terjadi. Misalnya kerumunan warga. Kata dia, tindakan yang akan dikenakan adalah berupa pembubaran. 

“Kita tetap mengikuti anjuran pemerintah kita tidak membuat kerumunan makanya lampu-lampu itu kita buat setinggi supaya kontener tetap lewat,” tutup Rachman.

Reporter: Yusuf Konoli