Gorontalo — Tim sepak bola Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Gorontalo berhasil meraih juara II pada pertandingan final Turnamen Mini Soccer yang digelar pada Rabu (22/4/2026).
Turnamen ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Gorontalo dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, serta diikuti oleh sejumlah instansi di lingkungan pemasyarakatan dan keimigrasian di wilayah Gorontalo.
Dalam ajang tersebut, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Gorontalo mengirimkan dua tim, yaitu Tim Imigrasi A dan Tim Imigrasi B. Tim Imigrasi A tergabung bersama Kanwil Ditjenpas dan Lapas Gorontalo, sedangkan Tim Imigrasi B berada dalam grup bersama Lapas Boalemo dan Lapas Pohuwato.
Meski dengan waktu persiapan yang relatif singkat, sekitar satu minggu, Tim Imigrasi A mampu menunjukkan performa yang impresif hingga menembus babak final. Pada babak sebelumnya, Tim Imigrasi A berhasil mengalahkan tim Lapas Gorontalo yang merupakan salah satu tim unggulan dengan skor 2-0.
Pertandingan final berlangsung sengit dan seimbang. Kedua tim bermain dengan tempo tinggi dan saling menahan serangan, sehingga laga berakhir imbang 0-0 hingga waktu normal selesai. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada babak penentuan tersebut, keberuntungan belum berpihak kepada Tim Imigrasi A. Tiga eksekutor penalti dari tim Imigrasi gagal menuntaskan tugasnya, sementara tim lawan hanya mengalami satu kegagalan. Hasil tersebut mengantarkan Tim Imigrasi Gorontalo meraih posisi juara II.
Pelatih tim, Iskandar Katili, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi hasil yang membanggakan mengingat keterbatasan persiapan serta kekuatan lawan yang dinilai lebih berpengalaman. Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan tim terletak pada kekompakan, kerja sama, serta semangat juang para pemain sepanjang pertandingan.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan menembus babak final menjadi bukti peningkatan kualitas tim Imigrasi, yang sebelumnya kerap dipandang sebelah mata dalam kompetisi serupa. Menurutnya, meskipun belum meraih juara pertama, hasil ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan di masa mendatang.
Partisipasi dalam kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antarinstansi, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat, solid, dan produktif. Selain itu, capaian ini juga menjadi dorongan bagi seluruh pegawai untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian di wilayah Gorontalo.











