Scroll Untuk Lanjut Membaca
NASIONAL

Sepenggal Kenangan Almarhum BJ Habibie di Gorontalo, BJ Habibeie Sosok Penyayang Keluarga

103
×

Sepenggal Kenangan Almarhum BJ Habibie di Gorontalo, BJ Habibeie Sosok Penyayang Keluarga

Sebarkan artikel ini
Kisah Peninggalan almarhum BJ Habibie.
Rumah tua, milik orang tua dari BJ Habibie.

Dulohupa.id – Wafatnya Presiden Republik Indonesia ke-3,  Bacharuddin Jusuf Habibie meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga besar Habibie di Gorontalo.

Sejak menerima kabar duka tersebut, sejumlah keluarga berkumpul di rumah tua keluarga besar BJ Habibie, untuk berdoa dan merajut kembali kenangan mereka akan sosok almarhum yang penyayang keluarga.

Sejak kamis pagi, bendera setengah tiang tanda berkabung ini terpasang di rumah tua keluarga besar almarhum Bacharuddin Jusuf Habibie, yang terletak di jalan Sultan Botutihe, Kelurahan Tamalate, Kota Timur, Kota Gorontalo.

Sejak kabar wafatnya Bj Habibie mereka terima, pihak keluarga mulai berkumpul di rumah kakek BJ Habibie ini untuk berdoa bersama, serta menerima ucapan duka cita dari kerabat dan masyarakat Gorontalo yang datang.

Menurut keluarga, mereka sengaja berkumpul di rumah tua tersebut, karena di tempat ini banyak menyimpan kenangan tentang almarhum BJ Habibie, yang terpatri dalam ingatan ataupun lewat foto-foto yang terpajang setiap sudut rumah itu.

Rumah tua yang terbuat dari kayu dan masih terjaga keasliannya ini, adalah saksi sejarah keluarga besar almarhum BJ Habibie, yang terdokumentasikan dalam foto-foto yang sebagian besar masih hitam putih.

Foto BJ Habibie Bersama Keluarga di Gorontalo.
Kenangan Almarhum BJ Habibie Bersama keluarganya yang ada di Gorontalo.

Meski tidak pernah tinggal di rumah ini, namun BJ Habibie dan istrinya almarhum Hasri Ainun besar sering berkunjung ke tempat ini, untuk bernostalgia mengenang masa kecil dan bercengkrama dengan keluarga besarnya di Gorontalo.

Tahun 2014 adalah kunjungan terakhir BJ Habibie ke rumah kakeknya ini, dan menggelar sunatan masal. Bagi keluarga, almarhum BJ Habibie adalah sosok panutan dan penyanyang keluarga, serta selalu memberi nasehat kepada keluarganya agar menjadi orang pintar dan berguna bagi bangsa dan negera.

“Kabar kepergian BJ Habibie untuk selamanya menghadap allah swt pada rabu pukul 18.05 wita kemarin, tentu saja sangat mengejutkan dan meninggalkan duka keluarga yang masih berharap BJ Habibie kembali sembuh dari sakitnya”. Jelas Ningsi Habibie, kelurga almarhum BJ Habibie

Kini sosok penyanyang keluarga ini telah berpulang untuk selamanya dalam usia 83 tahun. Keluarga sudah mengikhlaskan dan hanya bisa memanjatkan doa agar almarhum Bacharuddin Jusuf Habibie mendapat tempat yang layak disisi allah  swt. (Jebeng)