Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Sekolah di Kabgor Bakal Dibuka Kembali, Guru Akan Jalani Rapid Test

Dulohupa.id– Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan kesiapannya jelang penetapan New Normal, di wilayah Gorontalo. Salah satunya terkait persiapan pembukaan aktivitas belajar mengajar di sekolah. Rencananya, jika nanti sekolah kembali dibuka, pemerintah Kabupaten Gorontalo bakal mewajibkan setiap guru untuk menjalani rapid test.

Hal ini terungkap dalam Rapat pembahasan persiapan penetapan new normal di Aula Kantor BAPPEDA Kabupaten Gorontalo belum lama ini. Ditemui usai rapat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalingo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo saat ini telah menyiapkan sejumlah indikator dan tahapan khusus jika nanti sekolah benar-benar dibuka, menyusul keresahan masyarakat terkait pembukaan kembali aktivitas belajar di sekolah, di masa Pandemi Covid-19.

“Kami pemerintah mulai menyiapkan strategi dan kami akan melakukan pendekatan kepada orang tua, sambil menunggu penetapan dari pemerintah pusat tentang dibukanya kembali sekolah,” ungkap Zubair

Selain sosialisasi, Zubair juga mengatakan, sejumlah persiapan terus dimatangkan pemerintah, yakni persiapan sarana dan prasarana, Tenaga pendidik, dan juga system kurikulum yang akan diterapkan nanti.

“Kami juga telah siapkan tim di masing-masing sekolah untuk pemberlakuan protokol kesehatan yang lebih ketat” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Shampir menegaskan, jika nanti putusan terkait pembukaan kembali sekolah akan ditetapkan, maka pihaknya akan menggelar rapid test massal kepada seluruh tenaga pendidik yang ada di Kabupaten Gorontalo.

“Protokol kesehatan akan di perketat daan para Guru akan dilakukan tahapan protokol kesehatan yaitu untuk jalani rapid terlebih dahulu.”Tandasnya.

Sebelumnya, wacana terkait pembukaan kembali aktivitas belajar mengajar di sekolah belakangan ini terus mengemuka. Hal ini menyusul masuknya Gorontalo sebagai salah satu daerah yang akan menerapkan kebijakan New Normal, untuk menghadapi pandemic Covid-19. (Dade)