Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPOHUWATO

Petugas Korporat PETS Perlakukan Wartawan Tak Pantas, Diminta Lepas Baju

×

Petugas Korporat PETS Perlakukan Wartawan Tak Pantas, Diminta Lepas Baju

Sebarkan artikel ini
PETS Pohuwato
Seorang wartawan Barakati.id diminta lepaskan baju saat mewawancarai petugas korporat PETS di Pohuwato.

Pohuwato – Seorang petugas korporat PETS naungan PT Merdeka Copper Gold bernama Sukrianto Puluhulawa diduga memperlakukan seorang wartawan dengan tidak pantas, Minggu (17/05/2026).

Pasalnya, ia menyuruh seorang wartawan dari media online barakati.id untuk melepas bajunya saat melakukan wawancara dan peliputan di area Nanase, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato. Diketahui petugas PETS itu merupakan oknum TNI aktif yang juga bekerja di perusahaan tambang tersebut.

“Lepas bajumu jangan pakai baju loreng (Komcad) kalau wartawan,” ujarnya.

Dilansir dari rekaman video yang beredar di media sosial Facebook, peristiwa ini bermula ketika seorang wartawan bernama Isran Doda tengah menanyakan terkait pembayaran ganti rugi lahan dan solusi dari pihak perusahaan agar tidak memutus mata pencaharian masyarakat penambang tradisional.

Alih-alih memberikan solusi yang tepat dengan bahasa yang terdidik, petugas Merdeka Copper Gold, Sukri, justru melontarkan kalimat-kalimat bernada arogan dengan menyebut masyarakat penambang tradisional sebagai penjahat dan mendesak wartawan untuk melepas pakaiannya saat melakukan peliputan.

“Pantang kita negosiasi dengan penjahat (masyarakat penambang tradisional),” tuturnya.

Atas aksinya tersebut, masyarakat di wilayah Kabupaten Pohuwato geram dan mengecam sikap pihak perusahaan, khususnya petugas bernama Sukrianto Puluhulawa yang diketahui menjabat sebagai dewan penasehat perusahaan naungan Merdeka Copper Gold.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.