Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Banjir Kiriman Melanda 5 Kelurahan di Kota Gorontalo, Listrik Padam, Warga Panik, Ratusan Mengungsi

Dulohupa.id– Suasana di 5 Kelurahan yang ada di Kota Gorontalo benar-benar dibuat mencekam. Hanya butuh waktu 30 menit, warga Kota Gorontalo di Kelurahan Padebuolo, Ipilo, Tenda, Kampung Bugis dan Talumolo dikejutkan dengan datangnya banjir kiriman dari Kabupaten Bone Bolango. Warga yang tidak menduga akan datangnya banjir, hanya bisa melarikan diri tanpa bisa menyelamatkan barang-barang miliknya yang ada di dalam rumah. Suasana semakin mencekam setelah beberapa menit kemudian listrik dipadamkan.

Pantauan redaksi dulohupa di lokasi kejadian, warga terlihat sangat panik. Warga nampak berlarian mencari tempat yang lebih tinggi. Dalam keadaan basah kuyup, sejumlah warga juga terlihat membawa serta sejumlah barang miliknya, baik tas, kantong plastik ataupun barang lain yang mudah untuk ditenteng. Sementara itu, suasana di sejumlah jalan raya yang ada di lima kelurahan itu juga tidak kalah ramai. Mobil-mobil dan motor nampak memadati jalan. Warga terlihat sangat panik.

Sementara itu, kemacetan sempat terjadi di Jembatan Talumolo, yang merupakan jembatan terpanjang yang membelah sungai bone. Pengendara bermotor bercampur warga yang hendak mengungsi membuat jembatan talumolo sangat padat. Suasanapun sempat riuh, warga saling teriak dan memaksa untuk melintas lebih cepat. Puncaknya, warga semakin panik setelah sejumlah warga lainnya berteriak bahwa jembatan sudah mulai goyah dan akan ambruk. Suasana mulai tenang, setelah beberapa anggota TNI dan Polri mendatangi kompleks jembatan talumolo, dan langsung mengosongkan area jembatan.

Foto udara kondisi jembatan molintogupo yang ambruk, akibat meluapnya sungai Bone, di Desa Alale, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (11/6) (F. Dulohupa.id)

Menurut data yang sementara yang didapat oleh Pemerintah Kota Gorontalo, banjir merendam ratusan rumah warga di 5 Kelurahan yang ada di Kota Gorontalo. Saat ini, Pemerintah Kota Gorontalo dibantu sejumlah instansi terkait terus melakukan evakuasi, terhadap warga yang terjebak banjir.

“Untuk saat ini yang kita utamakan adalah keselamatan warga dulu, jadi proses evakuasi masih terus dilakukan, untuk lokasi pengungsian ada beberapa titik, termasuk kantor walikota Gorontalo,” ujar Wakil Walikota Gorontalo Ryan Kono.

Lebih lanjut Ryan mengatakan, untuk para pengungsi, pihaknya sudah menyiapkan makanan siap saji.

“Besok (Jumat,red) baru kita akan membuat dapur umum, bersama Polri dan TNI,” tambahnya.

Sebelumnya, Banjir melanda sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo. Tingginya curah hujan, membuat Sungai Bone yang melintas di dua Kabupaten/ Kota di Provinsi Gorontalo, meluap. Ribuan rumah dilaporkan terendam banjir. (Redaksi)