Dulohupa.id – Ribuan jiwa warga terdampak banjir yang melanda Kecamatan Kota Timur dan Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Kamis (20/06/2024).
Hal ini disampaikan oleh Pj Walikota Gorontalo, Ismail Madjid saat meninjau langsung lokasi yang terdampak banjir.
“Untuk data sementra itu, ada 500 (KK) yang terdampak langsung, dari BPBD ada kurang lebih seribu lebih jiwa yang terdampak,” ujar Ismail kepada awak media.
Dari ribuan masyarakat yang terdampak banjir tersebut, ratusan warga telah mengungsi ke posko-posko pengungsian yang telah di sediakan. Sebagian besar korban banjir berasal dari Kelurahan Bugis, Kota Gorontalo karena menjadi lokasi terparah terdampak banjir.
Hingga saat ini, pemerintah terus berupaya untuk membantu para korban yang terdampak banjir akibat luapan air sungai serta jebolnya tanggul sunggai Bone yang berada di hilir.
“Kita sudah siapkan makanan yang mungkin sekarang sedang di distribusi. Insya Allah ini mungkin dari BPBD provinsi maupun kota siap untuk membantu,” jelas Pj Walikota Gorontalo.
Terakhir, Ismail berharap agar masyarakat yang tidak terdampak banjir bisa dapat berpartisipasi saling membantu atas kejadian tersebut.
“Kami harapkan peran partisipasi masyarakat, keterbatasan pemerintah memang baik dari personil termasuk peralatan makanya dikondisi seperti itu kita berupaya untuk saling membantu,” tutup Ismail Madjid.
Sementara Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo Gorontalo, Mahmud Baderan mengatakan, terdapat dua titik lokasi pengungsian yakni di SDN 38 dan SDN 41 Hulonthalangi.
Di posko pengungsian banjir Kota Gorontalo itu ada dua tempat. Jadi di SDN 38 Kecamatan Hulonthalangi itu ada 48 KK (kepala keluarga) 172 jiwa dan SDN 41 Kecamatan Hulonthalangi itu ada 7 jiwa,” ucap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo, Mahmud Baderan kepada Dulohupa.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo Gorontalo, banjir merendam 5 kelurahan masing-masing kelurahan Bugis, Tenda, Botu, Talumolo dan Padebuolo.
Reporter: Yayan











