Gorontalo – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Jurusan Keperawatan, Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) UNG, berhasil meraih Penghargaan Persentase Kelulusan Terbaik Nasional Kategori Peserta 60–99 dengan predikat Platinum setelah mencatatkan kelulusan sempurna sebesar 100 persen pada Uji Kompetensi Ners Indonesia (UKOM Ners) Periode I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Tahunan Anggota (RTA) ke-24 Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) Tahun 2026 yang berlangsung di Manado pada 16 Oktober 2026. Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan UNG dalam mempersiapkan calon perawat profesional yang memenuhi standar kompetensi nasional.
Capaian tersebut diraih setelah seluruh 66 peserta UKOM Ners dari Program Studi Pendidikan Profesi Ners FOK UNG dinyatakan lulus. Hasil ini mengantarkan UNG memperoleh predikat Platinum dengan tingkat kelulusan 100 persen, sekaligus memperkuat posisi institusi dalam penyelenggaraan pendidikan profesi keperawatan.
Dekan FOK UNG, Dr. Hartono Hadjarati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama mahasiswa, dosen, pengelola program studi, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam proses pendidikan dan pembinaan calon perawat di lingkungan FOK UNG.
Menurut Hartono, penghargaan Platinum tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas keberhasilan akademik, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan profesi keperawatan.
“Penghargaan Platinum dengan tingkat kelulusan 100 persen merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi FOK UNG. Seluruh 66 peserta berhasil lulus UKOM Ners Periode I Tahun 2026,” ungkapnya.
Ia menegaskan, capaian tersebut akan menjadi dorongan bagi fakultas untuk terus memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan pembinaan mahasiswa, serta memastikan proses pendidikan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Hartono juga menekankan bahwa keberhasilan dalam uji kompetensi nasional tidak cukup hanya dilihat dari tingginya persentase kelulusan. Lebih penting lagi, lulusan pendidikan profesi ners harus memiliki pengetahuan yang kuat, keterampilan klinis yang memadai, serta sikap profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai tenaga keperawatan.
Sejalan dengan hal tersebut, Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., turut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Program Studi Pendidikan Profesi Ners FOK UNG meraih penghargaan di tingkat nasional. Menurutnya, kelulusan seluruh peserta merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan komitmen universitas dalam menjaga mutu pendidikan profesi sesuai standar kompetensi nasional.
“Penghargaan Platinum ini bukan sekadar pengakuan atas keberhasilan meraih kelulusan sempurna, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus melahirkan perawat profesional yang kompeten, beretika, dan siap berkontribusi dalam pelayanan kesehatan,” terang Eduart.
Ia menambahkan, UNG terus mendorong agar keberhasilan mahasiswa dalam melewati uji kompetensi diikuti dengan kemampuan memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, tenaga perawat memiliki peran strategis dalam sistem pelayanan kesehatan. Karena itu, pendidikan profesi keperawatan harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Prestasi yang diraih Program Studi Pendidikan Profesi Ners FOK UNG ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan keperawatan di UNG. Selain menjadi kebanggaan institusi, capaian tersebut juga menjadi pijakan untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu lulusan pada periode berikutnya.
Dengan keberhasilan meraih kelulusan 100 persen dan penghargaan Platinum tingkat nasional, UNG menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendidikan profesi yang bermutu serta menghasilkan perawat profesional yang kompeten, beretika, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.











