Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOPERISTIWA

Polda Gorontalo: Proses Otopsi Jasad WNA Menunggu Persetujuan Kedubes Cina

×

Polda Gorontalo: Proses Otopsi Jasad WNA Menunggu Persetujuan Kedubes Cina

Sebarkan artikel ini
Konferensi Pers Polda Gorontalo terkait peristiwa tewasnya dua WNA asal Cina di RSUD Tombulilato/Foto: Jabeng

Dulohupa.id- Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo masih menunggu persetujuan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Cina untuk melakukan proses otopsi jasad dua Warga Negara Asing (WNA) yang ditemukan tewas di Rumah Sakit Tombulilato, Bone Bolango, Sabtu (5/2/2022).

“Untuk proses otopsi dua WNA asal Cina yakni Luu Zhonghua (LZ) dan Lyu Chanjiang (LC) masih menunggu konfirmasi dari Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) Mabes Polri, yang telah berkoordinasi dengan Kedubes Cina” ungkap Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono, Kabid Humas Polda Gorontalo.

Wahyu juga menerangkan, dugaan sementara peristiwa berdarah itu bermula saat LC menyuruh Fiktor Bakari, saksi yang melihat pertama kali dua jasad WNA telah tewas untuk membelikan makanan.  Setelahnya, saat LC dan LZ tinggal berdua di dalam kamar, LC meminta ijin kepada LZ untuk ke kamar mandi, sehingga borgol yang di kenakan LC saat itu dilepaskan oleh LZ.

Lanjutnya, saat LC usai ke kamar mandi dan kembali lagi ke kamar saat itu LZ akan memasang kembali borgol yang di kenakan oleh LC sebelumnya, namun LC justru menyerang LZ menggunakan borgol tepat di atas kepala.

“Itu terlihat dari bentuk luka LZ, yang ada di kepala, dan wajah, serta darah yang ada di tangan LC. Kemudian setelah membunuh LZ, LC lalu melakukan bunuh diri dengan cara menggantung diri”terangnya

Ditambahkannya, hal tersebut baru dugaan sementara untuk itu kata dia Polda Gorontalo bersama Polres Bone Bolango masih sementara bekerja mengusut tuntas apa yang sebenarnya terjadi.

“Apabila sudah ada informasi dari Divisi Hubinter Polri yang melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Rakyat China, proses otopsi akan kita lakukan untuk mengetahui penyebab kematian. Dan saat ini kedua jasad sudah berada di RSUD Aloei Saboe”tutupnya

Reporter: Faisal Husuna