Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOLINGKUNGAN

KPH se-Gorontalo Diminta Pahami Penggunaan Aplikasi Smart Patrol Secara Efektif

×

KPH se-Gorontalo Diminta Pahami Penggunaan Aplikasi Smart Patrol Secara Efektif

Sebarkan artikel ini
Smart Patrol
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka saat membuka pelatihan pengawasan hutan dengan sistem aplikasi SMART Patrol yang dilaksanakan mulai tanggal 15-16 november 2025 bertempat di Yulia Hotel Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakaraka meminta seluruh staf Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dapat memahami cara menggunakan aplikasi smart Patrol secara efektif, mulai dari perencanaan jalur patroli, pencatatan titik kejadian, hingga analisis hasil patroli.

Hal itu disampaikannya saat membuka pelatihan pengawasan hutan dengan sistem aplikasi SMART Patrol yang dilaksanakan mulai tanggal 15-16 november 2025 bertempat di Yulia Hotel Gorontalo.

Patroli smart adalah sistem patroli berbasis data dan teknologi yang digunakan untuk mendukung kegiatan konservasi dan pengamanan hutan. Sistem ini memanfaatkan aplikasi yang terintegrasi dengan smartphone, GPS, dan kamera untuk mempermudah petugas dalam mengumpulkan, menganalisis, dan melaporkan data lapangan secara akurat dan efisien.

Fayzal mengatakan tujuan utama Patroli Smart adalah untuk meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap ancaman seperti perburuan liar, pembalakan liar, dan perambahan hutan, serta mempermudah pengelolaan kawasan konservasi.

Menurutnya kegiatan ini dapat mendukung pemantauan kawasan yang lebih akurat dan efisien. Setiap temuan lapangan didokumentasikan dan dianalisis untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan.

“Dengan data yang didapatkan diharapkan dapat mencegah atau membatasi kerusakan hutan dan hasil hutan. SMART juga dapat diterapkan untuk mendukung sebagian besar aspek pengelolaan kawasan konservasi,” ungkap Fayzal.

Dengan memakai aplikasi SMART Patrol, tim yang melakukan patroli bukan hanya berjalan di dalam hutan tapi mencatat dan mendokumentasikan apa yang ditemukan. Data lapangan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi dan sangat bermanfaat untuk perencanaan patroli selanjutnya. Bahkan, untuk laporan dan evaluasi serta tindakan yang akan dilakukan.

Reporter: Enda