Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKOTA GORONTALOPERISTIWA

Kebakaran Biawu Gorontalo: Tiga Rumah Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

×

Kebakaran Biawu Gorontalo: Tiga Rumah Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Biawu Gorontalo
Kondisi tiga rumah di Kelurahan Biawu, Kota Gorontalo hangus terbakar. Foto/DUlohupa

Dulohupa.id – Petugas Damkar Kota Gorontalo menyebut, ada tiga unit rumah milik warga di Kelurahan Biawu, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, ludes terbakar pada Rabu siang (26/8/2026).

Kebakaran tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Berdasarkan keterangan warga, api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur salah satu rumah. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Koordinator Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Gorontalo, Mohammad Lutfi, mengatakan informasi mengenai kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 14.06 Wita.

“Alhamdulillah penanganan awal berjalan dengan lancar, kita bisa melakukan backup sehingga penjalaran kebakaran ini tidak menjadi luas,” ujar Lutfi kepada awak media.

Menurut Lutfi, berdasarkan pemeriksaan sementara di lokasi, terdapat tiga bangunan yang terdampak kebakaran. Tingkat kerusakan pada rumah-rumah tersebut cukup parah.

“Secara sepintas kita bisa lihat ada tiga bangunan yang terbakar. Tapi untuk sementara sumber kebakarannya masih dalam proses pihak yang berwenang,” katanya.

Ia menjelaskan, sebagian besar bangunan mengalami kerusakan hingga hampir seluruh bagian rumah.

“Kalau melihat kondisinya rata-rata 90 persen, bahkan ada yang 100 persen terbakar. Ada dua unit hampir 100 persen, yang lainnya 90 persen terbakar,” jelas Lutfi.

Dalam proses pemadaman, sebanyak lima unit kendaraan pemadam dikerahkan untuk mengendalikan api di kawasan permukiman tersebut. Sekitar 20 personel Damkar Kota Gorontalo turut terlibat dalam penanganan.

Selain itu, pemadaman juga mendapat bantuan dari satu unit Damkar Provinsi Gorontalo serta satu unit Damkar Bone Bolango dan personel dari Karhutlah.

Lutfi menyebut proses pengendalian api berjalan cukup lancar sehingga kobaran api tidak meluas ke bangunan lainnya. Meski demikian, kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu kendala petugas di lapangan.

“Kemudian kondisi angin yang begitu kencang, itu menjadi kendala, karena memang pada saat ini angin tidak bisa kita prediksi, situasi musim kering, musim panas,” pungkasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, total kerugian akibat kebakaran masih dalam proses penghitungan.

Reporter: Yayan