Dulohupa.id – Kapal wisatawan asing yang dikabarkan hilang di perairan Teluk Tomini pada Jumat (24/07/2026) masih belum menemukan titik terang.
Sebelumnya, kapal tersebut diinformasikan telah ditemukan nelayan, dan sudah di tarik menuju daratan. Namun hal itu dibantah oleh Kepala Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo, Heriyanto. Dirinya mengungkapkan bahwa hingga saat ini kondisi dari ke tigabelas orang yang hilang beserta kapal jenis speedboat itu belum diketahui keberadaannya.
“Kami tadi mendapatkan informasi dari SROP (Stasiun Radio Pantai) bahwa kapal tersebut sudah ditarik oleh kapal nelayan, tetapi berita itu adalah negatif, tidak benar bahwa kapal tersebut sudah ditemukan,” ujar Heriyanto kepada awak media pada Jumat malam.
Hingga saat ini menurut Heriyanto, pihaknya sedang melakukan koordinasi bersama Lanal Gorontalo, SROP, Basarnas Palu soal informasi kehilangan tersebut.
Lebih lanjut kata Heriyanto, untuk kondisi terkini dari kapal speedboat beserta ke tigabelas orang yang hilang itu belum diketahui.
“Untuk sekarang ini kabarnya belum ada yang tau, bagaimana kondisi wisatawan tersebut beserta awaknya,” ucap Heriyanto.
“Sampai dengan saat ini kami belum mendapatkan informasi yang jelas bagaimana kondisi terhadap kapal yang hilang kontak tersebut,” lanjutnya.
Lebih lanjut, dari ke tigabelas orang itu diantaranya, Ferdiansyah (Kapten Kapal), Noval (ABK), serta Milan Kasik, Rani Permentier, Mathijs Sercu, Jelka Van Driesum, Hinke Van Deer, Roeland Van Driesum, Age Van Driesum, Matthias Prange, Celine Josette Menguy, Hector Fabio Prange, Ronny Josue Prange (WNA).
“Untuk penumpang dari data yang kami terima, itu warga negara asing semua, tapi asal negaranya kami belum tau,” jelasnya.
Terakhir, Heriyanto mengungkapkan bahwa proses pencarian dari kapal hilang itu akan dilakukan pada esok hari.
Reporter: Yayan











