Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

11 WNA Hilang Diperairan Teluk Tomini, Kapal Beserta Awak Belum Ditemukan

×

11 WNA Hilang Diperairan Teluk Tomini, Kapal Beserta Awak Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Wisatawan WNA Hilang
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Heriyanto saat diwawancarai awak media. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Sebanyak 11 orang Warga Negara Asing (WNA) dikabarkan hilang di perairan Teluk Tomini. Hingga saat ini, kapal beserta awak belum ditemukan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto mengungkapkan bahwa total korban hilang sebanyak 13 orang. Sebelas WNA dan 2 diantaranya kapten serta ABK.

Ketiga belas orang ini diantaranya, Ferdiansyah (Kapten Kapal), Noval (ABK), serta Milan Kasik, Rani Permentier, Mathijs Sercu, Jelka Van Driesum, Hinke Van Deer, Roeland Van Driesum, Age Van Driesum, Matthias Prange, Celine Josette Menguy, Hector Fabio Prange, Ronny Josue Prange (WNA).

Dijelaskan Heriyanto, kabar kehilangan ini berdasarkan informasi dari salah satu masyarakat, Mimin.

“Memang kami mendapatkan informasi dari Ibu Mimin tadi sekitar pukul 15.40 wita, bahwa ada speedboat yang mengangkut wisatawan sebanyak 11 orang bersama kapten kapal satu orang dan ABK satu orang,” ujar Heriyanto kepada awak media pada Jumat malam (24/07/2026).

Dijelaskan Heriyanto, speedboat yang mengangkut belasan wisatawan asing ini berasal dari Kabupaten Tojo Una-Una (Sulteng) menuju Marisa Kabupaten Pohuwato (Gorontalo).

“Berangkat dari tadi pagi jam 7 (Tojo Una-Una menuju Marisa),” ucapnya.

Dari penjelasan, ketiga belas orang ini dijadwalkan seharusnya sampai pada siang hari di Marisa, namun hingga kini belum juga tiba.

“Yang seharusnya sampai di Marisa sekitar jam 11 (siang), karena perjalanannya sekitar 4 jam dari Tojo Una-Una ke Marisa,” jelasnya.

Menurut Heriyanto, hingga malam ini informasi terkait kapal yang hilang kontak itu belum juga diketahui.

“Untuk sekarang ini kabarnya belum ada yang tau, bagaimana kondisi wisatawan tersebut beserta awaknya,” ungkap Heriyanto.

“Sampai dengan saat ini kami belum mendapatkan informasi yang jelas bagaimana kondisi terhadap kapal yang hilang kontak tersebut,” lanjutnya.

Kata Heriyanto, saat ini pihaknya telah berkoordinasi ke pihak Lanal Gorontalo, Stasiun Radio Pantai (SROP), Basarnas Palu untuk hal tersebut. Direncanakan, proses pencarian akan dilangsungkan besok hari.

Reporter: Yayan