Gorontalo — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail mengapresiasi pelaksanaan Suharso Monoarfa (SUMO) Award yang digelar SUMO Foundation bersama Elnino Center. Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah tokoh inspiratif yang dinilai berkontribusi dalam memajukan daerah dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kegiatan penganugerahan berlangsung di Gedung Grand Sumber Ria, Kota Gorontalo, Kamis (20/8/2026).
Gubernur Gusnar Ismail menilai kehadiran forum seperti SUMO Award memiliki arti penting karena dapat membuka ruang untuk mengangkat berbagai realitas kehidupan masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau perhatian pemerintah.
Menurut Gusnar, berbagai persoalan dan potensi masyarakat yang ditemukan di lapangan dapat menjadi bahan penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Banyak realita kehidupan masyarakat yang tidak terpantau oleh perhatian Pemerintah. Melalui forum ini, hal tersebut dapat terkuak sehingga membantu Pemerintah dalam melakukan penyusunan kebijakan,” ujar Gusnar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada SUMO Foundation dan Elnino Center yang dinilainya turut berperan dalam menghadirkan gambaran nyata mengenai kondisi masyarakat.
Gusnar menambahkan, peran wartawan juga sangat penting dalam proses tersebut. Menurutnya, insan pers menjadi salah satu ujung tombak dalam merekam, mengolah, dan menyampaikan berbagai realitas di tengah masyarakat kepada publik maupun pemerintah.
“Oleh sebab itu saya berterima kasih kepada SUMO Foundation dan Elnino Center yang sudah tentu di lapangan diamati oleh teman-teman wartawan, yang sudah memotret langsung dan menyajikan realita-realita yang memerlukan perhatian kita semua,” tuturnya.
Gubernur berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, media, serta berbagai lembaga yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah dapat terus diperkuat. Dengan demikian, berbagai persoalan masyarakat dapat lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti melalui kebijakan yang sesuai kebutuhan di lapangan.
SUMO Foundation merupakan yayasan yang digagas Suharso Monoarfa untuk memberikan apresiasi kepada sosok-sosok inspiratif dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh desa, guru, mahasiswa hingga siswa.
Program penghargaan tersebut telah berlangsung secara berkala sejak 2008, kemudian dilanjutkan pada 2010, 2012, 2020, 2022, hingga 2024.
Pada tahun ini, SUMO Award diberikan kepada 10 penerima penghargaan yang terbagi dalam tiga kategori. Enam di antaranya merupakan tokoh desa, yakni Ading Suhana, Olan Kadir, Razak Umar, Arlan Latif, Sulastri Sude dan Rizka Duduti.
Sementara kategori mahasiswa pejuang diberikan kepada Suhendra Djafar, Ridha Yansa dan Fajar Susilo. Adapun penghargaan siswa kreatif diberikan kepada Fahry Mohammad.
Dengan tambahan 10 penerima tahun ini, total penerima SUMO Award sejak pertama kali digelar hingga sekarang telah mencapai 116 orang.
Reporter: Enda











