Dulohupa.id – Operasi pencarian terhadap 13 penumpang perahu yang hilang kontak di perairan Teluk Tomini menghadapi tantangan cuaca ekstrem di lapangan. Tim SAR Gabungan harus ekstra waspada terhadap potensi bahaya laut.
Dalam proses penyisiran, petugas berhadapan dengan kendala gelombang tinggi yang disertai angin kencang.
Setiap pergerakan armada SAR dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di lokasi operasi saat ini terpantau cerah berawan, namun ketinggian gelombang mencapai 1 hingga 1,5 meter dengan kecepatan angin berkisar antara 10 hingga 15 knot.
Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto, menyatakan pihaknya terus memantau pemutakhiran cuaca dari BMKG agar pergerakan tim penyisir tetap aman dan efisien dalam menemukan keberadaan korban.
“Kita koordinasi dengan pihak BMKG Gorontalo untuk update cuaca saat ini” Ujar Heriyanto









