Dulohupa.id – Kapal Motor Penumpang (KMP) Tuna Tomini untuk rute Gorontalo-Wakai-Ampana terpaksa ditunda keberangkatannya akibat cuaca buruk. Hal tersebut disampaikan Kepala KSOP Gorontalo, Jasra Yuzi Irawan kepada awak media pada Jumat sore (24/07/2026). Penundaan pemberangkatan ini dilakukan disebabkan adanya cuaca buruk di perairan Teluk Tomini.
“Keputusan penundaan ini merujuk pada laporan cuaca terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan kondisi cuaca di perairan Teluk Tomini sedang tidak baik,” ujar Jasra kepada awak media.
Menurut Jasra, dari laporan BMKG menunjukkan adanya gelombang tinggi sekitar 1,5 sampai 2,5 meter diperairan tersebut, ditambah kecepatan angin yang mencapai 20 sampai 25 knot.
Hal ini menjadi pertimbangan yang diambil pihak KSOP Gorontalo dalam menunda keberangkatan KMP Tuna Tomini. Pasalnya kata Jasra, kapal ini yang tidak memiliki double bottom (dasar ganda) dan memiliki lambung yang cenderung pendek, sehingga membuat kapal KMP Tuna Tomini sangat berisiko jika harus menerjang gelombang air laut di atas 1,5 meter.
Tak hanya itu, dengan kecepatan kapal ini yang hanya di rata-rata dibawah 10 knot, sehingga akan sulit serta berbahaya jika harus melawan kecepatan angin yang mencapai 20 knot atau lebih.
Jasra juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan pihak ASDP terkait hal tersebut, dan menyarankan untuk dilakukan penundaan keberangkatan demi keselamatan bersama.
Terakhir, Jasra mengungkapkan masih akan terus melakukan pemantauan terkait dengan cuaca buruk tersebut.
“Otoritas pelayaran memastikan SPB akan segera diterbitkan begitu situasi di laut dinyatakan kembali kondusif. Langakah cepat penyeberangan juga disiapkan agar tidak terjadi penumpukan penumpang yang berkepanjangan di area pelabuhan,” tutupnya.
Reporter: Yayan











