Untuk Indonesia

Dinas Perikanan Pohuwato Alokasikan 15 Ton Ikan untuk Pencegahan Stunting

Belasan ton ikan itu dibagikan, untuk mencegah terjadinya krisis gizi di masyarakat. 

Dulohupa.id- Dinas Dinas Perikanan Pohuwato mengalokasikan 15 ton ikan segar setiap tahun, sebagai pencegahan stunting. Belasan ton ikan itu dibagikan, untuk mencegah terjadinya krisis gizi di masyarakat.

“Dinas perikanan selalu membagikan ikan segar kepada masyarakat, tujuannya untuk menjamin kebutuhan nutrisi bagi masyarakat melalui gemar makan ikan segar, juga untuk pencegahan stunting,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Pohuwato, Amrin Umar kepada Dulohupa.id, Senin (22/2).

Kata Amrin, program gemar makan ikan segar ini selalu dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, dan dengan sasaran masyarakat yang susah menjangkau daerah pesisir atau tidak mampu menjangkau ikan segar.

“Tiga bulan sekali pembagian ikan segar kepada masyarakat. Dan peruntukan ikan khusus bagi masyarakat yang jauh dari pesisir, seperti daerah Wanggarasi, Taluditi, Dengilo, dan daerah lainnya yang jauh,” jelas Amrin.

Dalam pembagiannya, setiap kepala keluarga kata Amrin, mendapat jatah ikan segar sebanyak 2 kg per triwulan, atau empat kali dalam setahun.

“Empat kali penyaluran dalam setahun. Dan setiap KK akan mendapatkan 2 kg ikan segar yang rutin dijalankan setiap tiga bulan sekali oleh dinas perikanan,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan pembagian ikan segar dan program gemar makan ikan ini, masyarakat mendapat asupan makanan yang kaya akan nutrisi, sehingga terbebas dari risiko stunting.

Reporter: Zulkifli Mangkau

Comments are closed.