Untuk Indonesia

Tangkapan Nelayan Pohuwato Menurun dalam Tiga Tahun Terakhir, Ini Penyebabnya

Dulohupa.id-Tangkapan nelayan Pohuwato mengalami penurunan setiap tahunnya. Setidaknya, dalam kurun waktu tiga tahun, hasil tangkapan ikan oleh masyarakat menurun, dan hingga 2020, tidak juga membaik.

Dinas Perikanan Pohuwato, Amrin Umar membenarkan hal tersebut. Menurutnya, memang terjadi penurunan tangkapan ikan oleh nelayan di wilayah Pohuwato.

“Selama tiga tahun terakhir memang terjadi penurunan hasil tangkapan ikan di Pohuwato,” kata Amrin kepada Dulohupa.id saat diwawancarai, Senin (22/2).

Ia menjelaskan, penyebab menurunnya hasil tangkapan ikan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Yakni, ikan-ikan yang berada di wilayah perairan Pohuwato, mulai bermigrasi ke area yang jauh, dan sulit dijangkau oleh nelayan.

“Karena dipengaruhi oleh migrasi ikan, sehingga area berkumpulnya ikan semakin menjauh dan menyebabkan nelayan susah untuk mendapatkan ikan di wilayah perairan Pohuwato,” ujarnya.

Nelayan yang menggunakan alat tangkap dengan skala kecil, tentu tak mampu menjangkau area migrasi ikan tersebut.

“Untuk nelayan skala kecil yang menggunakan alat tangkap kecil atau perahu standar akan kesulitan mencari ikan di sekitar perairan (Pohuwato). Harus dibutuhkan kapal yang besar dengan bobot tonase yang besar juga untuk menjangkau area migrasi ikan yang mulai menjauh dari area perairan Pohuwato,” tutur Amrin saat diwawancarai.

Selain migrasi tersebut, kata Amrin, penyebab lainnya ialah keadaan cuaca yang tidak menentu. Kadang berombak, kadang angin kencang. Sehingga mempengaruhi hasil tangkapan ikan oleh nelayan.

Selain itu, penyebab lainnya adalah luapan air sungai saat hujan deras, yang membawa banyak sedimentasi yang berdampak pada berkurangnya ikan-ikan yang akan berkembang biak.

“Ketika air keruh dari sungai masuk ke laut, ikan-ikan akan menjauh, (dan) akan menghindari area tersebut. Apalagi sungai-sungai yang tercemar, mereka (ikan) akan menjauh,” terangnya.

Ia menambahkan, meskipun selalu berkurang setiap tahunnya, distribusi ikan yang dijual di pasaran tidak berkurang. Karena disuplai dari beberapa wilayah yang berdekatan dengan Pohuwato, seperti Sulteng, Boalemo, dan Kota Gorontalo, sehingga stok ikan di pasar selalu terpenuhi.

“Apalagi di masa pandemi sekarang ini, hasil tangkapan ikan ikut menurun juga. Dan memang di perairan Pohuwato, setiap tahun produksinya menurun. Data tahun 2019, hasil tangkapan ikan di Pohuwato sebanyak 25.707.288 ton, sangat menurun hasil produksi tangkapannya,” tutup Amrin.

Reporter: Zulkifli Mangkau

Comments are closed.