Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Dijerat Pasal Berlapis, Enam Diduga Pelaku Pornografi Diancam Hukuman 4 Tahun

Dulohupa.id – Dijerat dengan pasal berlapis, enam warga Desa Isimu Utara Kecamatan Tibawa, yang diduga melakukan aksi porno grafi diacam dengan hukuman penjara 4 tahun, dengan denda Rp 750 Juta.

Informasi yang dirangkum awak Dulohupa.id dari berbagai sumber, aksi pornografi yang diduga dilakukan oleh enam orang warga, masing-masing berinisial RM (28), AP (26), AK (31), IR (25) dan RP (25) Serta IU (33), di Jalan GORR Desa Isimu Utara, dimana enam warga ini mencegat para muda-mudi yang baru saja melakukan kencan disalah satu titik disepanjang jalan GORR, kemudian dibawah diperkebunan jagung yang berada disekitar lokasi jalan GORR tersebut.

Setelah tiba ditempat yang jauh dari pantauan warga, ke enam pelaku meminta kepada pasangan muda mudi untuk melakukan mesum dihadapan mereka dan diancam jika tidak menuruti keinginan mereka, maka sang perempuan akan diperkosa. Namun karena pasangan ini menolak untuk melakukan seperti yang diinginkan oleh mereka, maka para pelaku yang bisa dibilang masih merupakan penjahat kelas teri ini, meminta agar pasangan muda-mudi ini untuk melepaskan pakaian mereka untuk diambil gambar dalam keadaan bugil.

Akan tetapi hal ini pun masih ditolak oleh kedua korban, sehingga oleh keenam pelaku kemudian memaksa untuk hanya membuka pakaian atas hingga bagian dada dan membuka celana hingga lutut, yang kemudian langsung diambil gambar oleh salah satu pelaku. Setelah selesai diambil gambar, para pelaku kemudian mengancam jiika tidak menyerahkan uang sebesar Rp 5 Juta, maka gambar foto yang telah diambil tadi akan diviralkan di media sosial.

Namun karena tidak memiliki uang sebesar itu, hingga terjadi tawar-menawar hingga turun sampai Rp 2 juta. Hal ini pun disetujui oleh kedua korban. Hal ini terbongkar setelah korban perempuan menceritakan kejadian yang menimpa mereka kepada orang tuanya, yang kemudian hal ini dilaporkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Tibawa.

Kapolres Gorontalo AKBP Ade Permana SIK melalui Kasat Reskrim AKP M Kukuh Islami SIK saat dikonfirmasi membenarkan, adanya dugaan kasus pronografi yang terjadi di Desa Isimu Utara Kecamatan Tibawa.

“Ya Kasusnya sudah kita gelar perkara pada Sore tadi, dan kita sudah menetapkan tersangka dalam kasus ini serta sudah melakukan penahan terhadap ke enam tersangka, yang saat ini kasusnya sedang dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Tibawa,” tegasnya.

Sementara itu mewakili Kapolsek Tibawa AKP Sutahal, Kanit Reskrim Ipda Mariono Baderan dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan, para pelaku berhasil setelah salah satu dari mereka dibekuk oleh orang tua korban dan dibantu oleh sejumlah warga saat berada dilokasi, atas petunjuk dari korban itu sendiri.

Dari salah satu pelakuk inilah kemudian dilakukan pengembangan kasus, hingga saat ini pelaku bertambah menjadi enam orang.

Ditanyakan pasal dan ancaman hukuman, Mariono menjelaskan, keenam pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 29 dan pasal 35 UU 44 tahun 2018 entang pornografi dan atau pasal 368 jo pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp 750 Juta.

“Setelah hasil gelar perkara, para tersangka langsung dilakukan penahanan. Mereka juga sudah kita periksa bersama saksi korban dan beberapa saksi lainnya. Kita belum tahu pasti apakah tersangka ini masih akan bertambah atau tidak. Yang jelas kasus ini masih dalam pengembangan,” tutupnya. (Dhedy)