Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINENASIONALPemilu 2024

Caleg Tarik Bantuan Tandon Air, Fadly Dungga: Semua Itu Tidak Benar

×

Caleg Tarik Bantuan Tandon Air, Fadly Dungga: Semua Itu Tidak Benar

Sebarkan artikel ini
Fadly Dungga, Caleg yang di isukan tarik bantuan tendon air dari masyarakat. Akhirnya dirinya buka suara serta membantah semua tuduhan terhadapnya. Foto/yayan
Fadly Dungga, Caleg yang di isukan tarik bantuan tendon air dari masyarakat. Akhirnya dirinya buka suara serta membantah semua tuduhan terhadapnya. Foto/yayan

Dulohupa.id – Viralnya soal seorang oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang tarik bantuan tandon air dari masyarakat, ditanggapi oleh caleg tersebut.

Diketahui, caleg tersebut bernama Fadly Dungga yang maju di Pemilihan Legislatif Kota Gorontalo, dari partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) nomor urut 01 dapil Kota Barat – Dungingi.

Fadly membantah dengan keras atas ungkapan yang dilontarkan kepada dirinya terkait penarikan kembali tandon air yang telah diberikan. Menurut dirinya, seminggu sebelum hari pencoblosan ada tim suksesnya (TS) yang melapor bahwa  Abdullah Usman (korban penarikan tendon air) butuh bantuan tandon air, karena yang sebelumnya telah pecah atau rusak.

“Kemudian tim saya ajak pak imam (Abdullah Usman) ke toko, saya berhadapan langsung dengan pak imam. Pak imam janjikan ke saya bahwa 15 suara dari dia, tapi dia minta tong air yang ukuran 650 liter,” ujar Fadly kepada Dulohupa, dikonfirmasi di kediamannya pada Minggu (03/03/2024) malam.

Kata Fadly, kemudian dirinya membuat sebuah nota pengambilan tandon air, yang mana setelah hari pemungutan suara (15/02/2024), tandon air akan diberikan sesuai kesepakatan yang ada.

“Insya Allah pak Fadly 15 suara, saya (Abdullah Usman) akan kasih ke bapak, kemudian dia pulang. Sehari kemudian, si Halim TS saya balik lagi bawa itu nota. Katanya bahwa pak Imam (Abdullah Usman) maunya sekarang itu tong akan diambil. Karena keluarga dari Manado akan datang,” bebernya.

Karena ibah dengan keperluan Abdullah Usman, yang beberapa waktu lagi akan ada keluarga yang datang, maka Fadly mengiyakan permintaan tersebut. Fadly menegaskan bahwa hanya sampai disitu komunikasi yang terjadi antaranya dengan Abdullah.

Sementara Itu, Halim R Padi (39) yang merupakan TS Fadly Dungga juga menjelaskan bahwa setelah permintaan di iyakan, dirinya kemudian mengantarkan tandon air ke rumah Abdullah.

“Sesudah itu, setelah pemilihan (pemungutan suara) tidak muncul suara (suara tidak sesuai yang dijanjikan), jadi kemudian pak imam (Abdullah Usman) katakan ke teman TS, katanya akan dikembalikan itu barang (tandon air),” ucap Halim.

Halim R Padi (kiri), Raidin Samuel (kanan) merupakan tim sukses dari Fadly Dungga, yang menjelaskan kronologi penarikan tandon air. Foto/yayan
Halim R Padi (kiri), Raidin Samuel (kanan) merupakan tim sukses dari Fadly Dungga, yang menjelaskan kronologi penarikan tandon air. Foto/yayan

Informasi yang dihimpun, bahwa dari 15 suara yang dijanjikan Abdullah, hanya terdapat 1 saja suaranya Fadly Dungga.

Penjelasan lain, Raidin Samuel (53) yang juga merupakan TS Fadly Dungga, yang mana dirinya ikut berkomunikasi dengan Abdullah Usman pasca pemungutan suara, menuturkan bahwa penjelasan Ariyanto Abdullah (anak Abdullah) dalam pemberitaan adalah tidak benar.

“Kronologi penarikan tong itu, kebetulan saya bell (telpon) ke pak imam (Abdullah), saya tanyakan kenapa sudah sampai begini (hasil suara). Dia cerita, katanya dia sudah malu karena orang yang dia sudah percayakan(15 orang yang dijanjikan) sudah menerima uang dari caleg lain. Kemudian saya bilang, kenapa harus malu, pertanggung jawabkan bahasa kemudian datang temui caleg,” ungkap Raidin.

Disaat komunikasi itulah, Abdullah mengutarakan keinginannya kepada Raidin untuk mencicil tandon air, agar tidak ditarik kembali.

“Dia bilang mau bayar nyicil. Dia bilang kalau mo dapat uang 50 ribu, 100 ribu mo cicil. Saya jawab, setengah mati kalau begitu. Baru dia bilang, kalau bapak sudah mau kase pulang, silahkan datang ambil (tendon air). Dan ini sudah tidak ada kaitannya dengan caleg, so tim yang bergerak ini karena kami tim punya tanggung jawab. Ini murni dari TS, pertanggungjawaban kami,” tuturnya.

Sehingganya menurut pihak Fadly Dungga, bahwa penyampaian yang disampaikan oleh pihak Abdullah Usman dan anaknya tidak benar sesuai kenyataan yang ada.

Reporter: Yayan