Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Banjir Terjang Desa di Pohuwato, 507 Jiwa Terdampak

Dulohupa.id – Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Gorontalo menyebabkan banjir di Desa Iloheluma, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato pada Rabu (16/9) sore kemarin. Meski berlangsung cepat, namun banjir setinggi lutut orang dewasa itu mengakibatkan sedikitnya 507 jiwa atau 198 Kepala Keluarga (KK) terdampak.

Dari keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir tersebut diakibatkan oleh buruknya sistem drainase, sehingga tidak mampu menampung volume air yang besar.

“Iya benar terjadi banjir. Tetapi tidak begitu lama. Saat ini airnya sudah surut. Tidak ada kerugian yang cukup parah. Memang banjir tersebut karena airnya yang cepat naik, dan cepat juga surutnya,” jelas Ramon Abdjul, Kepala BPBD Pohuwato melalui saluran telepon, Kamis (17/9).

Meski begitu, sejumlah personil BPBD diturunkan pada saat kejadian. Tidak hanya itu, sejumlah bantuan juga disalurkan kepada masyarakat yang terdampak, berupa paket bahan pangan; beras, minyak goreng, mie instan, gula pasir, dan susu.

“Karena ini bantuan itu merupakan tanggung jawab dari kami sebagai pemerintah. (Meski) sesuai dengan batas kemampuan kami juga, karena sebagian anggaran kami sudah dialihkan ke penanganan korona. Tapi kita (pemerintah) juga tidak ada alasan untuk tidak memberikan bantuan kepada korban banjir yang terdampak,” ungkap Ramon.

Lebih lanjur Ramon mengingatkan, agar masyarakat di seluruh Kecamatan Patilanggio agar selalu waspada ketika curah hujan tinggi terjadi. Sebab menurutnya banjir bisa datang kapan saja, terlebih jika curah hujan yang cukup tinggi.

“Perhatian juga kami tujukan kepada seluruh masyarakat Patilanggio, wilayah ini selalu menjadi langganan banjir ketika curah hujan cukup tinggi. Dan kami juga menerima ramalan cuaca, bahwa untuk bulan September sampai dengan akhir tahun ini, akan terjadi curah hujan yang cukup ekstrem. Maka dari itu masyarakat harap selalu waspada dan berhati-hati,” harapnya.

Reporter: Zulkifli Mangkau
Editor  : Wawan Akuba