Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOPEMPROV GORONTALO

BMKG Gorontalo Imbau Warga Siaga Hadapi Peralihan Kemarau ke Musim Hujan 

×

BMKG Gorontalo Imbau Warga Siaga Hadapi Peralihan Kemarau ke Musim Hujan 

Sebarkan artikel ini
BMKG Gorontalo
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo, Satria Topan Primadi bersama jajaran saat menemui Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Foto/Jubir

Gorontalo – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di Provinsi Gorontalo meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi peralihan musim kemarau ke musim hujan 2026/2027.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul rilis prediksi musim hujan 2026/2027 untuk wilayah Indonesia. Informasi ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi dampak perubahan cuaca.

Sebagai tindak lanjut, BMKG melakukan audiensi dengan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail di rumah jabatan Gubernur, Jumat (02/10/2026), untuk memaparkan perkembangan prediksi awal musim hujan sekaligus mendorong kesiapan pemerintah daerah menghadapi perubahan musim.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo, Satria Topan Primadi, menjelaskan bahwa secara umum wilayah Provinsi Gorontalo masih berada dalam periode musim kemarau. Namun, peluang pertumbuhan awan dan peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah mulai menunjukkan perkembangan.

“Masyarakat perlu mewaspadai perubahan kondisi atmosfer yang menandai peralihan menuju musim hujan, meskipun saat ini secara umum kita masih berada di musim kemarau,” ujarnya.

Berdasarkan prediksi BMKG, awal musim hujan di Provinsi Gorontalo diperkirakan terjadi secara bertahap mulai pertengahan November hingga pertengahan Desember 2026.

Wilayah Gorontalo bagian timur diprakirakan memasuki musim hujan lebih dahulu, sebelum kemudian meluas secara bertahap ke wilayah bagian barat.

Perbedaan waktu awal musim hujan tersebut dipengaruhi kondisi geografis serta dinamika atmosfer di masing-masing wilayah. Karena itu, masyarakat diimbau tidak menyamaratakan waktu datangnya musim hujan di seluruh daerah Gorontalo.

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyambut baik informasi dan pemaparan BMKG. Ia menilai informasi prakiraan cuaca menjadi bagian penting dalam mendukung perencanaan dan kesiapan pemerintah daerah menghadapi perubahan musim.

“Informasi dari BMKG ini sangat berharga bagi kami. Pemerintah daerah akan bersama-sama instansi terkait mempersiapkan diri sejak dini agar dampak perubahan musim terhadap masyarakat dapat kita minimalkan,” kata Gusnar.

Gusnar menegaskan, koordinasi antara pemerintah daerah, BMKG, dan instansi terkait diperlukan agar langkah antisipasi dapat dilakukan sebelum musim hujan berlangsung.

Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan aktif memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG melalui kanal resmi. Informasi dari sumber yang belum terverifikasi sebaiknya tidak dijadikan acuan dalam mengambil keputusan.

Dengan kesiapsiagaan sejak dini dan koordinasi lintas instansi, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat mengantisipasi potensi risiko akibat perubahan cuaca selama peralihan musim kemarau menuju musim hujan 2026/2027.