Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Viral! Oknum Satpol PP di Gorontalo Toyor Kepala hingga Tendang Pemotor

×

Viral! Oknum Satpol PP di Gorontalo Toyor Kepala hingga Tendang Pemotor

Sebarkan artikel ini
Oknum Satpol Gorontalo
Tangkapan rekaman CCTV memperlihatkan Pengendara sepeda motor merasa kesakitan terbaring di aspal usai ditendang oknum Satpol PP Provinsi Gorontalo.

Dulohupa.id – Sebuah rekaman CCTV beredar di media sosial memperlihatkan beberapa orang Satpol PP Provinsi Gorontalo berseragam lengkap mengerumuni seorang pengendara motor.

Dalam video, oknum Satpol PP memukul kepala pengendara motor yang menggunakan helm. Kemudian oknum tersebut diamankan rekan-rekannya agar menjauh dari si pemotor.

Ia lalu turun dari sepeda motor dan berjalan ke pos penjagaan sambil memegang kepalanya yang sakit.

Meskipun Pemotor terlihat meminta maaaf, ia kembali mendapat perlakuan tak terpuji dari Satpol PP. Ia ditendang oknum Satpol lainnya dari arah belakang hingga korban merasa kesakitan dan jatuh ke aspal.

Peristiwa ini terjadi di depan pos jaga di Kantor Gubernur Gorontalo pada Senin 23 Desember 2024 sekitar pukul 07.30 Wita. Usai peristiwa itu, hasil rekaman CCTV diposting Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu ke media sosial Facebook.

“Apapun alasannya tidak dienarkan melakukan kekerasan, apalagi yang melakukan adalah aparatur sipil daerah. Dengan tegas saya Wahyudin Moridu Aanggota DPRD Provinsi Gorontalo Meminta kepada kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Gorontalo untuk segara memanggil dan memberikan sanksi tegas kepada terduga yang telah melakukan kekerasan,” tulis Wahyudin dalam postingannya.

Sementara kepala Satpol PP Provinsi Gorontalo, Taufik Sidiki dalam keterangan tertulisnya mengklarifikasi kejadian itu. Awalnya seorang pengendara motor mengantar istrinya yang bekerja di kantor Gubernur Gorontalo, Senin kemarin. Saat itu istrinya datang terlambat ke kantor.

Sehingga aparat Satpol PP yang bertugas di pos penjagaan harus mencatat para pegawai yang terlambat masuk kantor.

“Waktu kami minta data nama, yang bersangkutan marah-marah dan tidak mau memberikan namanya. Setelah mengantar istrinya, sang pengendara motor memainkan gas motor dengan keras dan berulang-ulang. Ironisnya hampir menabrak rekan-rekan Satpol PP di pos jaga,” ujar Taufik Sidiki.

“Sehingga ada yang mengetuk helem si pemotor, tapi herannya ia merintih kesakitan dan kayak dipukul keras. Kejadian ini malah terbalik menyalahkan kami yang bertugas. Pengendara motor tersebut sudah di klarifikasi untuk kami minta maaf ke bersangkutan dan pada saat itu juga sudah saling memaafkan. Pelaku sudah diundang untuk diberikan teguran sanksi,” tegas Kasatpol PP Provinsi Gorontalo.

Redaksi