Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOHEADLINEPERISTIWA

Mantan Kades Diduga Aniaya Remaja Tercatat Sebagai Caleg di Gorontalo

×

Mantan Kades Diduga Aniaya Remaja Tercatat Sebagai Caleg di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Caleg Aniaya remaja
Korban mengalami luka lebam di bagian belakang kepala akibat diduga dianiaya mantan kepala Desa Ayula Utara. Foto: Dulohupa

Dulohupa.id – Mantan Kepala Desa (Kades) Ayula Utara, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango yang diduga menganiaya seorang remaja diketahui tercatat sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Caleg berinisial NB merupakan calon dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan nomor urut 1 untuk daerah pemilihan 4 Kabupaten Bone Bolango.

NB kini berurusan dengan hukum setelah dilaporkan ke polisi Atas dugaan penganiayaan terhadap seorang remaja berusia 15 tahun.

Sebelumnya dugaan pemukulan terjadi berawal korban menegur terduga pelaku bersama sejumlah warga lainnya dengan suara keras, agar tidak ribut di depan rumahnya karena sudah larut malam. Terduga pelaku kemudian masuk ke rumah dan diduga memukul korban di dalam kamar. Korban diduga dipukul bagian wajah dan di injak di bagian belakang kepala. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (29/9/2023) sekitar pukul 02.00 Wita.

“Pemicu pemukulan itu karena suara keras (berteriak). Makanya ayah ini datang ke rumah dan memukulnya,” Ungkap Yasin, kakak korban.

Tidak Terima dengan kejadian ini, keluarga kemudian melaporkan NB ke Polsek Tapa.
Sementara Kapolsek Tapa, Iptu Hartoyo menjelaskan, laporan dugaan penganiayaan ini sementara dilakukan pemeriksaan.

“Yang melaporkan kakak korban dan korbannya sudah kami periksa,” Ujar Iptu Hartoyo.

Ia menjelaskan, dugaan penganiayaan itu terjadi saat korban sendirian di dalam rumah.

“Di depan rumah korban itu biasanya jadi tempat nongkrong terduga pelaku dan warga. Korban kemudian menegur terduga pelaku dan tersinggung. Korban saat itu sendirian di dalam rumah karena orang tuanya di luar daerah,” Tambah Kapolsek.

Pihak kepolisian juga masih akan melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi apakah terduga pelaku sudah dipengaruhi minuman beralkohol atau tidak.

Reporter: Kibong