Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKAB. GORONTALOPERISTIWA

Mahasiswi Gorontalo Tewas Tergantung Dinilai Janggal, Ayah Korban Lapor Polisi

×

Mahasiswi Gorontalo Tewas Tergantung Dinilai Janggal, Ayah Korban Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini
Mahasiswi Gantung Diri
Jenazah mahasiswi yang ditemukan tergantung di dalam rumah akan dibawa ke RS Aloei Saboe, foto/Herman Abdullah

Dulohupa.id – Seorang mahasiswi di Gorontalo yang ditemukan tewas tergantung dinilai janggal oleh orang tua korban. Ayah korban meminta agar polisi untuk mengusut tuntas atas kejadian menimpa anaknya.

Kapolsek Telaga Biru, Ipda Nikson Amuntu mengatakan, pihak keluarga masih merasa keberatan diminta agar melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Pihak keluarga masih keberatan, kita arahkan keluarga untuk membuat laporan polisi (LP),” jelas Ipda Nikson kepada awak media.

Lebih lanjut kata Nikson, dalam insiden ini sudah ada beberapa saksi-saksi yang dimintai keterangannya, termasuk ayah korban.

IPDA Nikson menyebut saat penemuan mayat, ayah korban pertama kali melaporkan ke pihak kepolisian sekitar pukul 17.30 Wita.

“Begitu menerima informasi adanya penemuan mayat, anggota langsung turun ke lokasi. Kami sudah berkoordinasi dengan piket serse dan inafis untuk langsung melakukan olah TKP,” kata Nikson.

Saat ini jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Aloei Saboe untuk pemeriksaan lebih lanjut apakah akan dilakukan otopsi atau tidak.

“Jenazah korban dibawa ke RS Aloe Saboe tetapi menunggu koordinasi pihak keluarga dan dokter,” terang Kapolsek IPDA Nikson.

Sementara polisi belum memastikan jika korban gantung diri atau ada penyebab lain.

Sebelumnya warga Desa Ulapato A, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo digegerkan dengan adanya penemuan mayat mahasiswi di Perumahan Yulizka Permai Ulapato A, Kamis (8/6/2023) malam.

Sesosok mayat tersebut diketahui bernama Servina Danupoyo berusia 20 tahun. Korban diketahui berdomisili di Desa Mulyonegoto, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo dan berstatus mahasiswa di Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo.

Jasad Servina awalnya ditemukan oleh sang ayah, Suhardi Danupoyo (55) sekitar pukul 17.30 WITA. Servina ditemukan dalam posisi tergantung di pintu kamar, serta posisi kaki korban terlihat menyentuh lantai.

Reporter: Herman Abdullah